• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemuda Wringinanom, Kecamatan Kuripan Perbaiki Jalan, Begini Ceritanya

    09/10/20, 17:25 WIB Last Updated 2020-10-09T10:25:49Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini



    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Pemuda Desa Wringinanom Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo tak mau tinggal diam melihat situasi jalan desanya rusak, hal ini pantas di apresiasi dengan pola pikir yang positif dengan tidak selalu menunggu bantuan dari pemerintah apalagi situasi Pandemi Covid -19 yang semua Dana Desa (DD) di fokuskan pada penanganan corona.


    Pasalnya, melihat jalan desa yang sudah mulai rusak dan akan menghadapi musim hujan, jalan berlubang dan berlumut ketika hujan turun, membuat banyak warga yang lewat terjatuh karena licin, hal inilah pemicu pemuda Desa Wringinanom tampil di garda depan untuk segera berbuat dengan tambal sulam dan mengaspal rabat beton yang licin ketika musim penghujan tiba.

    Menurut Dul (44) pemuda desa setempat mengatakan, kepedulian pemuda desa ini murni karena cinta kepada desanya.
                                 

    "Kegiatan ini bertujuan membantu dan peduli pada desa kami tercinta, semua murni swadaya masyarakat, karena kalau dibiarkan maka jalan penghubung Desa Wringinanom dengan Desa Boto Kecamatan Lumbang semakin rusak serta berakibat banyak warga yang jatuh," kata Dul, kepada Tribuananews, Jum'at (09/10/2020) sore.

    Ditambahkan Dul, peduli pemuda tersebut sudah mendapat respon positif dari kepala desa setempat dan tokoh agama.

    "Malah pak tinggi (Kepala Desa Wringinanom, red) menyumbang 10 sak semen dan juga konsumsi," imbuhnya.

    Pemuda desa, Johan (31) juga memaparkan, awalnya jalan setapak, kemudian mendapatkan bantuan dari PNPM dengan rabat beton.
                                  

    "Kami mengerti situasi mas, tak semua bangunan dibebankan pada pemerintah, kita pemuda mempunyai kewajiban memelihara dan membangun desanya sendiri, tentunya dengan semampu kita," ujar Johan.

    "Setelah kami buat tambal sulam jalan rabat beton ini, kami sudah membeli 2 drum aspal hasil dari membuka stand amal di persimpangan jalan, maka kami lapisi aspal biar tak licin ketika musim hujan datang karena berlumut," pungkasnya.*

    Laporan : Taufiq

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan