TRIBUANANEWS.COM | Rohul - Nasib na’as menimpa bocah SD bernama Zelfan Zebua (8) pelajar kelas 2 yang tewas tenggelam saat mandi bersama 3 orang temannya di sebuah Embung.
Lokasi tersebut tepatnya di sekitar Perumahan Karyawan Afdeling Nengsi PT. EDI Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Sabtu, (10/10/2020) Siang.
Sebelumnya, Zelfan bersama temannya NV (11) dan EN (9) yakni pelajar kelas 3 SD, serta SR (8) Kelas 2 SD, keempatnya masih tinggal bersama orang tuanya di Perumahan Karyawan Afdeling Nengsi PT. EDI Desa Kota Intan Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.
Kapolres Rohul AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., melalui Paur Humas Ipda Totok Nurdianto, S.H. membenarkan kejadian yang memilukan itu. Ia menjelaskan, bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu, (10/10/2020) sekitar jam 11.00 Wib.
"Ya, saat itu korban bersama 3 orang kawannya sedang mandi bersama di Embung Afdeling Nengsi PT. Ekadura Indonesia (EDI), pada saat korban mandi bersama kedua temannya lalu tenggelam," kata Ipda Totok.
Kemudian, Kata Ipda Totok, "lalu seorang teman lainnya berinisial NV berlari meminta tolong kepada Mandor Andre yang berada disekitar TKP. Pada saat itu juga Andre langsung masuk ke dalam Embung dan dia berhasil menyelamatkan dua orang," katanya menjelaskan.
Ipda Totok juga mengatakan, "setelah dirasa memerlukan bantuan, Andre pun meminta tolong dan memangil Koko (Karyawan) untuk mencari korban yang belum di temukan di dalam Embung tersebut," ungkapnya.
Mendengar kabar tersebut, wargapun berdatangan untuk memberikan pertolongan dan langsung melakukan pencarian ke dalam Embung.
Tak menunggu waktu lama, tepatnya pada jam 12.30 Wib, akhirnya korban berhasil ditemukan dan langsung di bawa ke Poliklinik Kebun PT. EDI dan ditangani oleh dr Prima beserta perawat medis lainnya.
"Namun sayang, dr Prima menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya korban di bawa ke rumah duka di Perumahan Afdeling Nengsi PT. Ekadura Indonesia Desa Kota Intan Kecamatan Kunto Darussalam untuk dikebumikan," jelas Ipda Totok.*
Laporan : Roin/Tim
Editor : Hendra

