TRIBUANANEWS.COM | Bogor - Ditengah mewabahnya Virus Corona atau Covid-19, semua sendi kehidupan ditengah masyarakat saat ini mengalami kelesuhan. Tidak hanya kesehatan yang terancam, dampak parah lainnya dari pandemik Covid-19 adalah menyudutkan perekonomian masyarakat pada kubang keterpurukan.
Ditengah pandemik Covid-19 ini, hampir setiap orang yang
berekonomi lemah berharap bantuan dari pemerintah atau pun melalui dompet donatur
guna menghadapi situasi yang sulit saat ini.
Namun demikian, tidak sedikit juga orang yang
memiliki kepedulian sosial turun membantu masyarakat sesuai kapasitas dan
kemampuannya. Seperti yang dilakukan Yayasan Relawan Sosial Kemanusiaan (RSK)
yang berdomisili dikawasan Kabupaten Bogor.
RSK yang dimotor H. Burhan ini, menghimpun beberapa
komunitas yang ada di wilayah Kota maupun Kabupaten Bogor untuk sama sama
mendampingi kesulitan masyarakat khususnya dalam pelayanan mobil ambulance
gratis.
Dan nyatanya, program ambulance gratis RSK ini manfaatnya
sangat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Karena saat ini, sudah
menjadi rahasia umum jika sengaja menyewa mobil ambulace dari unit lain sangat
mahal.
Menurut Burhan, saat ini ada 14 unit mobil ambulance
yang tergabung di RSK. Dan para pemilik mobil ambulance sama sama sudah
berkomitmen untuk memberikan pelayanan grtais bagi yang membutuhkannya, tak
pandang orang kaya ataupun kurang mampu, semua berhak mendapatkan layanan
ambulance gratis dari RSK.
Organisasi yang berbadan hukum yayasan ini tidak
hanya berfokus pada pelayanan ambulance saja. Komunitas yang tergabung di RSK juga
sama sama berkomitmen untuk melakukan kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat
bagi kepentingan masyarakat umum.
Kendati RSK baru dibentuk pada Juli 2020, namun
kehadirannya sangat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Burhan, tujuan dibentuknya RSK itu sendiri untuk
manfaat orang banyak. Kami satukan semua komunitas kemanusiaan yang ada di
Bogor yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kami untuk kemanusiaan.
“Untuk mendapat pelayanan RSK tidak ada ketentuan
status sosial, semua orang berhak mendapatkan pelayanan baik orang kaya maupun
yang kurang mampu, semua sama kami layani dengan gratis,” kata Burhan pada
Tribuananews, disela-sela kegiatan Pokdar RSK dikawasan Jonggol, Kabupaten
Bogor, Sabtu (3/10/2020) malam.
Namun untuk sementara ini, terang Burhan, pelayanan
ambulance gratis RSK secara khusus baru menjangkau wilayah Jakarta, Bogor,
Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Semoga kedepan bisa lebih luas lagi.
Ia mengaku menghadapi kendala dalam melaksanakan
program-program kemanusiaannya, terutama soal biaya operasional. Karena untuk
pelayanan ambulance gratis ini pihaknya sama sekali tidak memungut biaya dari
pengguna manfaat.
Semua biaya operasional dan perawatan mobil masih
ditanggung kantong pribadi, karena sampai saat ini RSK belum membuka donasi
dari luar. Namun, kedepan nanti dengan bertambahnya unit ambulance RSK berharap
ada donasi dari pihak luar agar semua program kemanusiaan RSK dapat berjalan
lancar.
Kahadiran ambulance gratis RSK, diakui Burhan pernah
bersinggungan dengan pelayanan ambulance komersil yang beroperasional di rumah
sakit swasta. Namun mereka dapat memahami maksud dan tujuan dari program ambulance
gratis RSK sehingga kemudian mereka mundur dengan teratur.
“Jauh sebelum RSK di proklamirkan sebagai wadah legal
berbadan hukum sebenarnya sudah melaksanakan kegiatan sosial di tengah
masyarakat. Tidak hanya fokus soal layanan ambulance gratis, kami juga
melaksanakan misi kemanusiaan lainnya, seperti membantu evakuasi korban bencana
alam, bhakti sosial dengan membagikan bantuan sembako,” teranyanya.
Dalam situasi pandemik Covid-19 ini, RSK hadir
ditengah masyarakat dengan memberikan edukasi terkait protokol kesehatan dan
membagikan masker secara cuma cuma.
Burhan menambahkan, bahwa untuk ambulance gratis RSK
pernah melayani pengguna manfaat di luar pulau jawa, diantaranya di Kabupaten
Padangsidempuan Sumatera Utara. Sedangkan untuk pulau jawa sendiri, ambulance
RSK pernah melayani hingga ke Situbondo, Probolinggo dan Malang.
“Semua itu gratis, tidak dipungut biaya apapun. Kami
yakin dengan bekerja ikhlas maka Allah akan memberikan rezeki pada kami dengan
jalan yang lain. Dan Alhamdulillah, dari anggota RSK juga ada yang menyumbangkan
rezekinya untuk menunjang program kemanusiaan ini,” tegasnya.*
Laporan : Bachtiar


