TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Dengan menjaga kwalitas padi dalam proses pengolahan menjadi beras, Babinsa Serda Arif Nurdani Koramil 03/Seruwey Kodim 0117/Aceh Tamiang melaksanakan kegiatan penjemuran padi milik M.Irfan dengan melalui proses pemanenan.
Proses selanjutnya perontokan, pengeringan, penggilingan dan penyimpanan Gabah saat di panen di Desa Perkebunan Gedung Biara, Kecamatan. Seruway, Kabupaten. Aceh Tamiang, Rabu (28/10)
Pada tingkat kadar air sekitar 22% sampai 25% basis basah, gabah dengan kadar air demikian tidak dapat langsung digiling karena kulitnya masih cukup basah sehingga sukar pecah dan terkupas. Gabah perlu di keringkan hingga kadar airnya berkisar 14% basis basah.
"Jika gabah tidak segera di keringkan akan terjadi kerusakan pada butir beras yang akan di hasilkan ditandai dengan warna beras yang tidak bagus bisa putih Gabah dengan kadar 15% tidak mempunyai ketahanan simpan," ungkap Serda Arif Nurdani
Saudara M. Irfan juga mengatakan, "Salah satu permasalahan klasik yang di hadapi petani dalam menjual padi hasil panen miliknya, adalah karena faktor kadar air. Untuk menyelesaikan masalah itu di butuhkan area penjemuran yang baik untuk meningkatkan dengan menjaga kualitas padi", tuturnya.*
Editor : Syahrudin AP
Sumber : Pendim 0117/Nara

