TRIBUANANEWS.COM | Madina - Jalan lintas Panyabungan - Natal, tepatnya di Pasar Tumpah Desa Muara Parlampungan Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Sabtu (17/10/2020) lumpuh total hingga 5 jam.
Dari pantauan awak media ini, kemacetan yang terjadi diakibatkan banyaknya mobil yang parkir di bahu jalan, dan di tambah lagi adanya mobil - mobil besar seperti trado yang melintas di daerah tersebut.
Irwan, yakni salah seorang pengendara yang hendak menuju Ujung Gading Sumatera Barat menyampaikan kepada awak media saat berada di dalam mobilnya menyatakan, kejenuhannya. Pasalnya, ia dan ratusan pengendara lainnya sudah terjebak selama 4 jam lebih di kawasan tersebut.
"Saya sudah hampir 4 jam tertahan di kemacetan ini, bahkan hampir tak bergerak. Hal ini sangat kita sayangkan. Seperti yang kita lihat, mobil-mobil itu terparkir di pinggir jalan, hampir separuh bahu jalan termakan oleh mobil yang parkir," ucapnya dengan nada kesal.
Seharusnya ini di urus dan di tata rapi untuk tempat parkir mobil mereka, apalagi di tambah adanya Pasar Tumpah yang mengakibatkan pengecilan bahu jalan karena terpakai untuk berjualan," ucapnya menambahkan. .
Tak hanya para pengguna jalan, hal ini juga menjadi perhatian dari salah satu tokoh pemuda Pantai Barat Sakti Mandraguna Lubis,S.P. saat ditemui awak media ini di Kecamatan Batang Natal pada Sabtu (17/10/2020), dirinya juga menyayangkan kesemrautan yang terjadi di kawasan tersebut.
Dikatakannya, hal ini akibat kurangnya kinerja DLLAJR dan PD Pasar serta Satlantas setempat dalam penanganan dan pengelolaan Pasar Tumpah yang ada di Desa Parlampungan.
"Saya berharap kepada instansi terkait, agar lebih jeli dalam penanganan persoalan tersebut, terutama masalah parkir yang kurang rapi," tegasnya.*
Laporan : Sudirmin Nasution
Editor : Hendra


