Doc. Foto Ketua DPC LSM Kinerja Rakyat Independen Sikapi Pemerintah (Kerista) Labuhan Batu Abed Nego Simbolon.
TRIBUANANEWS.COM | Labuhan Batu - Ketua DPC LSM Kinerja Rakyat Independen Sikapi Pemerintah (Kerista) Labuhan Batu Abed Nego Simbolon akan menyurati instansi, termasuk Kejari terkait lenyapnya modal BUMDes Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara yang hampir setengah miliar itu.
"Kita akan surati instansi terkait Pak. Saat ini tinggal mengumpulkan data sedikit laginya," ujar Simbolon kepada wartawan selasa (20/10/2020).
Kepada wartawan, Ketua LSM Kerista yang kerap dipanggil Bolon itu menceritakan, bahwa Samsul, yakni Ketua BUMDes Sei Baru yang sekarang mengatakan kepada pihaknya, "bahwa uang yang ada di rekening BUMDes tinggal 40 juta lagi, selebihnya entahlah Pak saya gak tau, karena saya masih baru jadi Ketua," ucap Simbolon menirukan perkataan Samsul.
"Kata Syamsul, dulu Dana Desa yang di modalkan untuk BUMDes Sei Rp. 502.000.000.- pak itu pada tahun 2016. Saya juga gak tau pak, berapa jumlah dana yang disuntikkan setiap tahunnya untuk BUMDes ini, yang jelas dana itu sekarang tinggal Rp. 40.000.000.- begitulah Syamsul sang Ketua Bumdes yang sekarang menerangkan kepada saya," jelas Simbolon.
Untuk itulah, kata Simbolon, pihaknya akan segera meminta klarifikasi kepada instansi terkait, guna meminta penjelasan mengenai pengelolaan BUMDes tersebut.
"Atas dasar informasi itulah kami LSM Kerista menyurati Kepala Desa Sei Baru untuk konfirmasi dan klarifikasi terkait penggunaan dana Bumdes tersebut. Akan tetapi, sudah setengah bulan lebih surat kami tidak dibalasnya pak," terang Simbolon.
Selain menyurati Kepala Desa Sei Baru, jelas Simbolon, pihaknya juga akan menyurati beberapa instansi termasuk Kejari Labuhan Batu, agar permasalahan ini segera dapat bisa dijelaskan ke publik.
"Untuk itu, kita akan surati instansi terkait termasuk Kejari. Kami juga berharap, hal ini bisa dijelaskan ke publik nantinya," kata Simbolon mengakhiri.*
Laporan : Abdi Tuah
Editor : Hendra

