• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Disnaker Tapsel Kembali Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama

    Admin,Tapsel/P.Sidimpuan
    09/10/20, 21:03 WIB Last Updated 2020-10-09T14:03:29Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    TRIBUANANEWS.COM
    | Tapanuli Selatan - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapanuli Selatan kembali membuka pelatihan berbasis kompetensi gelombang pertama non Bording, di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis Siang, (8/10).


    Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tapsel, Arman Pasaribu, S. Sos, M. Si, memgatakan,  Balai Latihan Kerja (BLK) mempunyai peran strategis dan penting untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kerja.

    "Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dilaksanakannya pelatihan ini. Kegiatan pelatihan jangan acara seremonial saja,  namun peserta harus sungguh sungguh untuk mengikutinya,"ucap Arman. 

    Diharapkannya, melalui pelatihan tersebut, dapat mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja prioritas 3 R BLK, yaitu Reorientasi, Revitalisasi dan Rebranding.

    “Dengan pelatihan ini dapat memberikan kontribusi pembangunan ketenagakerjaan penting dan strategis terhadap pencapaian visi misi pemerintah Kabupaten Kabupaten Tapanuli Selatan dibawah kepemimpinan Bupati H. Syahrul M. Pasaribu, SH yaitu sehat, cerdas dan sejahtera,”ujarnya.

    Sementara Kepala UPTD BLK Tapanuli Selatan, Muhammad Hasan PH. Dalimunthe mengatakan , peserta pelatihan terdiri dari jurusan Tata boga dan tata rias yang berasal dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan. 

    Sebelumnya Instruktur Bagian tata rias, Meivi Salon menyampaikan kepada peserta  agar memanfaatkan  pelatihan ini. "Curi ilmu tata rias dari instruktur, seriuslah kalian belajar. Pelatihan pelatihan yang tidak dimengerti kita akan buat WA group  seriuslah bertanya diacara pelatihan ini maupun  di WA group,"pinta Meivi.

    Seterusnya instruktur Tata Boga, Lidya Puspa mengatakan dalam tata boga akan ada pelatihan pembuatan kue dan roti. "Kita saling  berbagi Ilmu, saya sangat setuju arahan Kepala Dinas tadi, bahwa kegiatan ini bukan hanya seromonial saja,"ucapnya. 

    Diharapkannya selesai pelatihan tata boga ini  minimal punya usaha sendiri, bisa punya galeri atau oleh oleh. "Dengam berakhirnya nanti pelatihan ini jadi punya skill atau punya kemampuan sendiri. Apabila adek adek butuh perhitungan  saya akan bantu menghitung  modal dan  harga jualnya,"pungkasnya.*

    Laporan : Ibnu Saad
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan