TRIBUANANEWS.COM | Simalungun - Di duga kelalaian mengemudi, Direktur Keuangan Efariana Etaham Group meninggal di lokasi kejadian saat mobil pribadi yang dikendarainya mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Umum KM 4-5 Pematang Siantar - Saribu Dolok Kecamatan Panombean Panei Kabupaten Simalungun, Selasa (06/10/2020) sekitar pukul 06.00 Wib.
Mobil jenis Toyota Fortuner BK 167 VS yang dikemudikan Veranika Febriani Saragih (37) (korban-red) ini melaju dari arah Saribu Dolok menuju Pematang Siantar. Setibanya di lokasi kejadian, di duga karena dalam kondisi kencang, mobil tidak dapat di kendalikan sehingga mobil terbalik dan masuk ke dalam parit.
Dari keterangan yang di himpun di lokasi, salah seorang saksi yang ada di tempat kejadian berinisial LS (52) menjelaskan kepada awak media ini terkait kronologis kejadian.
"Memang kalau di lihat dari kondisinya, posisi mobil yang di kendarai korban ini dalam keadaan ngebut, karena mungkin masih terlalu pagi dan lalu lalang kendaraan yang melintas masih sedikit," kata LS.
Ia juga mengatakan, "mobil itu melaju dari arah sana (Saribu Dolok-red) mengarah ke Pematang Siantar, dan kayaknya mobil ini selip di beram dan buang ke kiri hingga terbalik di parit," ujarnya sembari menunjuk ke arah mobil yang di atas parit.
Diketahui, Veranika Febriani Saragih salah seorang karyawan di PT. Efariana Etaham Group menjabat sebagai Direktur Keuangan ini berdomisili di Jalan Sutomo Atas No. 10, Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimahuta, Kabupaten Simalungun.
"Sementara itu, Kasatlantas Polres Simalungun AKP Jodi indrawan, S.I.K., melalui Kanit Laka Lantas Ipda Ramadhan Siregar, saat di temui di lokasi kejadian membenarkan kecelakaan tunggal tersebut, dan pihaknya saat ini langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit.
"Ya benar, ini kecelakaan tunggal. Pengemudinya adalah korban sendiri, dan korban juga langsung kita bawa ke Rumah Sakit walaupun kondisinya sudah meninggal di tempat kejadian," ucap Ipda Ramadhan.
Berdasarkan kondisi kendaraan saat ini dalam keadaan rusak berat, dan kondisi korban sendiri juga dalam keadaan luka berat dan meninggal di lokasi kejadian.
"Korban meninggal seketika di lokasi kejadian, dan kita taksir dari kerugian akibat kecelakaan ini kurang lebih sekitar Rp. 50 juta," ungkap Ipda Ramadhan.*
Laporan : Boy F Pandiangan
Editor : Hendra


