• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bonar HL Ditemukan Warga Tak Bernyawa di Rumah Kontrakannya

    22/10/20, 21:12 WIB Last Updated 2020-10-22T14:13:20Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Tapanuli Utara - Bonar Hasudungan Lumbantobing (45), warga Jalan Raja Johannes Hutabarat, Desa Hapoltahan, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara (Taput) ditemukan warga tidak bernyawa dan mengeluarkan bau busuk di rumah kontrakannya sendiri. 


    Kapolres Taput AKBP Jonner MH Samosir, S.I.K., melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan terkait kematian korban.


    "Setelah kita mendapat informasi tersebut, Unit Inafis kita bersama Polsek Sipoholon langsung turun ke TKP. Mengingat bahwa saat ini masih pandemi, kita berkordinasi dengan satgas gugus tugas taput di TKP dengan memakai baju astronot lengkap," ucap Kasubbag Humas. 


    Ia juga menjelaskan, bahwa dari hasil keterangan beberapa orang saksi yang ditemui di TKP, yakni Sahat Sigalingging, yang tak lain adalah teman korban di PHL UPT Bina Marga Provinsi Sumut, bahwa senin (19/10/2020) mereka masih sama-sama bekerja dengan korban di Toba.


    "Pada pukul 21.00 Wib, saksi mengantar korban ke rumah kontrakannya, dan korban memang tinggal di rumah kontrakan tersebut sendirian, karena sudah jauh-jauhan dengan istri selama lima tahun terakhir," jelasnya. 


    Pada hari Selasa (20/10/2020) sekira pukul 05.00 Wib, kata Kasubbag Humas Polres Taput, saksi menjemput korban untuk bekerja kembali, namun setelah beberapa lama mengetok pintu rumah korban tidak menyahut, sehingga saksi meninggalkannya.





    Berdasarkan keterangan tetangga korban, selama 2 hari terakhir tidak tampak keluar dari rumah, seperti biasanya untuk pergi kerja dan pulang kerja. 


    "Pada hari Kamis (22/10) pukul 13.00 Wib, tetangga korban mencium ada bau busuk dari rumah korban. Merasa curiga, tetangganya lalu melaporkan kepada pemilik rumah bernama Jetro Hutabarat," ujarnya. 


    Kemudian, serasa ada kejanggalan di dalam rumah tersebut, lalu pemilik rumah dan tetangga melaporkan kepada Kepala Desa, dan selanjutnya menghubungi pihak kepolisian. 


    Setelah anggota Kepolisian tiba di TKP, bersama dengan warga dan Kepala Desa mendobrak pintu rumah, dan menemukan korban sudah terlentang di ruang tengah dalam kondisi meninggal dunia dan mengeluarkan bau busuk.


    "Kemudian, team kita melakukan olah TKP serta menghadirkan Satgas Gugus Tugas Covid-19 Taput dengan pakaian APD lengkap untuk mengantisifasi Covid-19," ungkapnya. 


    Dari hasil penyelidikan kita terhadap korban , tidak ada di temukan tanda- tanda kekerasan di tubuhnya," tambahnya. 


    Istri korban Mariani Simorangkir langsung datang ke lokasi kejadian, setelah dirinya mendapat informasi tersebut.

     

    Polisi juga mengatakan, karena pihak keluarga korban tidak menginginkan suaminya (korban-red) untuk di autopsi, lantas istri dann anak-anak korban membuat pernyataan tertulis, agar tidak ada tuntutan apapun nantinya kepada semua pihak, termasuk Kepolisian.


    "Saat ini korban sudah kita bawa ke ruang mayat RSU tarutung sesuai dengan kesepakatan keluarga sebelum dikebumikan besok," jelas Kasubbag Humas. 


    Karena korban sudah sempat mengeluarkan bau busuk, sehingga keluarga korban sepakat agar penguburan dilakukan Jumat (23/10/2020) langsung dari kamar mayat untuk mencegah penularan penyakit.*


    Laporan : Tongam Parapat

    Editor     : Hendra 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan