• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Zulmy Lakukan Restocking Ikan di Sungai

    23/09/20, 15:44 WIB Last Updated 2020-09-23T08:44:59Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini



    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Air adalah sumber kehidupan dan penghidupan. Pepatah tersebut memperingatkan kepada kita agar selalu menjaga sumberdaya perairan sebagai upaya menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup termasuk manusia didalamnya. Salah satunya adalah Restocking ikan, hal ini merupakan salah satu upaya penambahan stock ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, pada perairan yang dianggap telah mengalami penurunan stock akibat tingkat pemanfaatan yang berlebihan.


    Tujuan restocking selain menambah stock ikan agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi, juga bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang.


    Menurut H. Zulmy Noor Hasani dalam giat penyerahan 10 ribu bibit ikan nila di Dusun Krajan 2, Desa Clarak Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo mengatakan, dengan adanya restocking ikan ini, masyarakat Clarak mampu merubah fungsi sungai yang sebenarnya, sehingga membawa manfaat.


    “Kegiatan restocking ikan adalah salah satu bentuk konservasi sebagai upaya untuk menyadarkan  masyarakat agar keberadaan ikan yang hidup diperairan tersebut tetap lestari," kata pengusaha muda sukses ini kepada Tribuananews.com di lokasi, Rabu (23/09/2020) siang.


    Kegiatan silaturrahmi dan penyerahan bibit ikan nila tersebut, juga di hadiri Camat Leces, H. Syarifuddin M.Si, Kapolsek Leces, AKP Akhmad Gani, Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Leces, Masuni (Kades Jorongan), Ketua PAC Partai Nasdem, H. Abdul Karim SE serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Clarak.

                               

    Menurut H. Abdul Karim selaku penggagas giat tersebut menuturkan, kegiatan silaturahmi ini hanya semata-mata untuk saling mengenal satu sama salin, dan berbagi untuk sesama.


    "Hal ini dipandang penting untuk dilakukan, karena potensi ikan lokal di perairan sudah semakin menurun, selain itu masih maraknya kegiatan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan (illegal fishing) seperti memakai setrum, racun, cara seperti ini bisa merusak fungsi sungai yang sebenarnya," tandasnya.


    Harapannya semoga masyarakat Desa Clarak mampu merawat dan mengembangkan hingga beranak pinak sehingga mampu merubah perekonomian masyarakat lebih baik kedepan.*


    Laporan : Taufiq
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan