TRIBUANANEWS.COM | Banda Aceh - Terkait dugaan penyimpangan proyek Penyedia Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (PAM Simas) yang bersumber dari Dana APBN dan Dana Desa (DD) tahun 2018 Desa Drien Tujoeh Kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya tidak selesai sampai saat ini terkesan rumit.
Kegiatan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan DD tersebut direncanakan adanya pertemuan dengan Keuchik dan Ketua Pelaksana kegiatan PAM Simas tersebut hari Jum'at Tanggal 18 September 2020 tidak berhasil alias gagal karena pihak Desa (Keuchik dan Ketua pelaksana) diduga menghindari pihak media.
Aktivis LSM - IM Law and Justice Sitti Afry Mahyeni, ST mengatakan, diduga sikap dan inisiatif para pihak pelaksana Kegiatan PAM Simas di Desa Drien Tujoeh tersebut terkesan tidak pro aktif untuk transparan kepada pihak media (Wartawan).
"Saya menduga adanya unsur penyimpangan dan penyalah gunaan anggaran serta wewenang dalam realisasi pelaksanaan pembangunan kegiatan PAM Simas tersebut. Saya menerima laporan Keuchik M. Adam tidak bersedia jawab telephon awak media. Sementara Ketua Pelaksana Syarifuddin tidak bisa dihubungi nomor teleponnya untuk dimintai keterangannya", kata Mahyeni melalui rilisnya, Jum'at (18/9).
Mahyeni menambahkan, masyarakat sangat dirugikan akibat dugaan penyimpangan serta penyalah gunaan dilakukan oleh pihak pelaksana serta lemahnya pengawasan dilakukan Keuchik M. Adam dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Berdasarkan aturan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sebenarnya indikasi tidak selesai PAM Simas ini semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab, bukan hanya pelaksana saja. Jangan ada yang saling melepaskan diri dari tanggung jawab tersebut", tegas Mahyeni.
Keuchik Desa Drien Tujoeh M. Adam mengatakan, silahkan hubungi saja Ketua Pelaksana untuk mendapatkan keterangannya terkait PAM Simas tersebut.
"Saya sudah panggil Ketua Pelaksana Syarifuddin, tetapi dia tidak bersedia datang untuk bertemu", ujar Keuchik kepada awak media.
Saat dihubungi kembali untuk dimintai keterangan lebih lanjut, Keuchik sudah tidak jawab telepon wartawan. Ada indikasi dugaan menghindar dari awak media kesannya.
Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan PAM Simas Desa Drien Tujoeh Syarifuddin tidak bisa dihubungi nomor teleponnya untuk dimintai konfirmasi oleh awak media.*
Laporan : Syahrudin AP



