TRIBUANANEWS.COM | Tolitoli - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan pertemuan Forum Komunikasi dan Kemitraan (FKK) bersama Pemangku Kepentingan Utama (PKU) Kabupaten Tolitoli, Kamis pagi (10/9/2020) di Suwot Pollimpungan Kantor Bupati Tolitoli.
Kepala BPJS Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Wahidah mengatakan, Forum Kemitraan dan Komunikasi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, antara Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan untuk memaparkan capaian program jaminan kesehatan di Kabupaten Tolitoli.
"Tujuannya hanya ingin mengetahui, sudah sampai di mana pencapaian untuk program jaminan kesehatan di setiap Pemerintah Daerah," ujar Wahidah.
Sementara, di kesempatan itu, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. Muh. Nur Munawar, selaku perwakilan Pemda pada forum itu menyampaikan, bahwa perjanjian kerjasama antara Pemda dan BPJS Kesehatan untuk bulan Oktober sampai dengan Desember 2020 agar segera di buat.
"Pemda, melalui bagian Kesra dan Dinas Tenaga Kerja sudah membuat surat edaran kepada pimpinan perusahaan, baik BUMN, BUMD maupun pihak Swasta sebagai pemberi kerja untuk wajib mendaftarkan pegawainya menjadi anggota BPJS kesehatan," paparnya.
Selain itu, Assisten 2 itu juga meminta agar Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli dapat menguraikan kebutuhan tenaga dokter, dan selanjutnya menyusun formasi kebutuhan tenaga dokter untuk Kabupaten Tolitoli.
"Sedangkan untuk keseragaman data, perlu dilakukan rapat koordinasi, untuk mensinkronkan data JKN, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten serta pihak BPJS," jelasnya.
Peserta pertemuan itu terdiri dari sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Tolitoli, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Tolitoli, Direktur RSUD Mokopido dan Kepala Puskesmas Kota Managaisaki.*
Laporan : Agus
Sumber : Humas Pemda Tolitoli

