TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Panen padi gunakan mobil pemanen, masyarakat setempat juga dapat ambil hikmahnya secara ekonomi dengan cara bekerja sebagai tukang pikul padi pemilik sawah dengan pendapatan mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Liputan media ini di kawasan persawahan Desa Sungai Kuruk II Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang dengan sarana mobil pemanen padi milik Ustadz Mariadi salah seorang tenaga pengajar di salah satu Pesantren di Seruway dengan operatornya bernama Legino, Rabu (2/9).
Legino selaku operator kepada awak media mengatakan, manfaat menggunakan mobil pemanen padi ini lebih praktis serta efesien secara waktu kerja. Operasional alat ini memang maksimal setiap harinya dalam memanen padi.
"Sehari bisa mencapai 4 hektar dapat dikerjakan untuk panen padi dalam satu hamparan. Alhamdulillah untuk masa musim panen pendapatan kami dapat memenuhi kebutuhan keluarga", kata Gino.
Para masyarakat Desa setempat dilokasi kerja panen padi, para pemuda terutama dapat mengambil manfaat dari operasional mobil pemanen sebagai tukang pikul padi setelah di kemas mobil pemanen.
"Kami dapat juga penghasilan setiap hari selama musim panen ini dengan manfaat mobil pemanen tersebut Rp rata-rata Rp. 100.000,00,-/ harinya. Memang mobil ini kata orang menghilangkan mata pencaharian manual, tapi terlihat juga manfaat bagi masyarakat setempat", jelas Ridwan selaku tukang pikul padi.
Tukang pikul padi lainnya juga menambahkan, kami dapat manfaat juga dari operasi mobil pemanen padi tersebut. Pendapatan Rp. 100.000,00,/ hari sangat membantu ekonomi kami mm asyarakat.*
Editor : Syahrudin AP


