• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Kesal Dengan Orang Tua, Gadis Berusia 14 Tahun Tewas Gantung Diri

    13/09/20, 14:18 WIB Last Updated 2020-09-13T07:57:13Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Seram - Di duga kesal dengan orang tuanya, Vita Agnes Tuarissa (14), yang masih duduk di bangku SMP Negeri 2 Kairatu ini terpaksa mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya.

    Menurut informasi, kejadian bunuh diri tersebut terjadi pada hari Kamis 10 September 2020. Tepatnya di Desa Tihulele, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

    Perihal kejadian tersebut disampaikan oleh Kapolsek Kairatu Timur Iptu Idris Mukadar, S.Hi. Kepada awak media Tribuananews.com, pada hari Sabtu (12/09/2020).

    Mukadar juga menyatakan, bahwa kejadian itu terjadi sekira pukul 18.00 Wit, pihaknya mendapat informasi dari warga yang melaporkan kasus bunuh diri itu.

    "Saya mendapat telepon dari warga Desa Tuhulele yang melaporkan kejadian tersebut," ucap Kapolsek Kairatu.

    Kemudian, setelah menerima laporan dari masyarakat atas kejadian tersebut, Kapolsek Kairatu Timur Iptu Idris Mukadar, S.Hi. langsung memerintahkan anggota Piket Jaga yang di pimpin oleh Bripka E. Corputty untuk segera turun ke TKP.


    Selanjutnya, kata Kapolsek Kairatu, setibanya di TKP, Vita Agnes Tuarissa (korban-red) sudah di lepaskan dari kain gantungan yang digunakan untuk menggantungkan dirinya oleh ibu korban, dengan di bantu pihak tetangga korban, dan posisinya sudah terletak di atas tikar.

    "Saat anggota kita sampai di sana, korban ternyata sudah terlepas dari kain gantungan dan sudah diturunkan sama pihak keluarganya," jelas Iptu Idris Mukadar.

    Melalui WhatsApp, Iptu Idris Mukadar kembali menjelaskan kepada Tribuananews, bahwa korban sebelum menggantungkan dirinya sempat menulis sepucuk surat di kertas buku sebanyak 2 lembar, kemudian surat itu di ikat pada genggaman tangan kiri korban. Dengan harapan, surat tersebut nantinya bisa di temukan oleh ibunya.

    "Korban ada menulis sepucuk surat, yang isinya kurang lebih rasa kekecewaan dan kekesalan korban terhadap ayahnya. Sebab, dari isi surat itu, ayahnya pergi meninggalkan ibunya entah kemana," beber Iptu Idris Mukadar.


    Diketahui, korban bernama Vita Agnes Tuarissa mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali rafia yang disambungkan dengan Kain Bali, lalu diikatkan di bantalan kayu yang ada di rumah korban.

    Selain itu, pada saat mengakhiri hidupnya, korban juga sedang mengenakan pakaian warna biru, yang bertuliskan "I LOVE ROME SWEET GURLO", serta memakai celana pendek kain bercorak bintang bintang.

    "Setelah di teliti terhadap kondisi korban, ternyata pada bagian leher korban terdapat goresan bekas kain yang di gunakan untuk gantung diri," jelas Kapolsek Kairatu Timur itu.

    Atas kejadian itu, kepedihan yang sangat mendalam pun tampak dari raut wajah ibu korban, yang bernama Fani Tuarissa, atas kehilangan anak gadisnya untuk selama-lamanya, yang saat ini berusia 14 tahun dan masih bersekolah di SMPN 2 Kairatu.

    "Semoga hal ini tidak akan terjadi lagi di bumi Saka Mese Nusa, Kabupaten Seram Bagian Barat," pungkas Kapolsek Kairatu Timur Iptu Idris Mukadar.*

    Laporan : ATOM
    Editor     : Hendra
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan