TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Tamiang dengan 300-an putugas kebersihannya bersama Komunitas Peduli Lingkungan laksanakan aksi Cleanup Day (Hari Bersih -bersih se - Dunia) dilokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kecamatan Rantau.
Sebelum aksi hari bersih sampah sedunia (World Cleanup Day) berlangsung, dilakukan pembagian Masker kepada petugas dilanjutkan dengan memungut dan memilah sampah di sepanjang jalan menuju lokasi TPA, Penanaman Pohon disekitar areal TPA, Pengambilan dan Pengujian sampel Air Limbah Kolam Lindi TPA, serta Lounching pembuatan Paving Blok dari limbah plastik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis - LH) Aceh Tamiang Sayed Mahdi, SP, M.Si, MMA berharap aksi ini bisa dilakukan setiap saat agar lingkungan bersih, karena dalam lingkungan bersih terdapat jiwa yang sehat.
"Kegiatan ini merupakan sosialisasi gerakan pungut dan pilah sampah melalui WCD yang dilakukan hari ini 19 September 2020", ujar Sayed Mahdi.
Kadis LH mengajak para pedagang dan masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan membuang sampah secara benar. Agenda hari ini adalah Pilah Sampah dari rumah.
"Kegiatan hari ini merupakan media agar masyarakat bisa tahu, bisa paham dengan agenda tersebut dan diharapkan masyarakat berpartisipasi aktif dalam memungut dan memilah sampah sesuai dengan kelompoknya," katanya.
Ia menyebutkan sampah dapat dipilah menjadi tiga, yaitu sampah organik yang mudah busuk, kemudian sampah anorgnik yang tidak mudah busuk tetapi masih bisa dijual atau bisa diolah menjadi kreasi lain, dan sampah residu yang menjadi tanggung jawab DLH untuk mengangkut dan mengolah sampah residu di tempat pembuangan akhir.
"Kami akan melakukan sosialisasi WCD di pasar tradisional, karena pasar merupakan titik berkumpulnya orang banyak", sebutnya.
"Orang bijak buang sampah sesuai tempatnya", dan "Cintai bumi kurangi sampah plastik", himbau Sayed Mahdi.*
Editor : Syahrudin AP

