TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, S.H., M.Kn., bersama Komandan Kodim (Dandim 0117/Atam Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita dan Bupati serta Dandim 0118/ Galus bahas akses jalan tembus Kaloy Aceh Tamiang - Lesten Gayo Lues.
Hal tersebut sebagai tujuan kunjungan Bupati H. Mursil, Dandim Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita, Kadis PUPR Aceh Tamiang dan Kabag Humas Setdakab berkunjung ke Korem 011/Lilawangsa pada Senin (21/9) di Kota Lhokseumawe.
Dalam kunjungan kerja khusus tersebut di Korem 011/ Lilawangsa bertemu Danrem Kolonel Sumirating Baskoro guna membahas usulan rencana pembangunan jalan tembus Aceh Tamiang - Gayo Lues (Galus) tersebut.
Terima kasih kepada rombongan dari 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Aceh Tamiang dan Gayo Lues atas kedatangan dan kunjungan ke Korem 011/Lilawangsa sambut Danrem 011/Lilawangsa.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing kabupaten tentang gambaran umum geografis dan kondisi jalan yang akan dibangun.
Bupati Mursil menyampaikan, masyarakat yang berada di Kampung/Desa Kaloy ( Aceh Tamiang) dan Desa Lesten (Gayo Lues) sangat mendukung pembangunan jalan ini. Terlebih lagi, pembangunan jalan tembus ini sudah sangat didamba-damba oleh masyarakat setempat.
“Gayo Lues ini Aceh, tapi tidak ada akses jalan langsung jika mau kesana. Jalan yang bisa dilalui haruslah melewati Medan - Sumatera Utara berjarak tempuh memakan waktu panjang, jika dari wilayah Aceh kita bisa melewatinya melalui Aceh Tengah (Takengon) dan kendalanya juga sama yaitu pada jarak tempuh jauh dan panjang", jelas Bupati Mursil.
Tapi jika jalan tembus dua kabupaten ini bisa direalisasikan pada titik akses yang dimaksud, maka jarak inilah satu-satunya dengan jalur terpendek dengan waktu tempuh yang relatif lebih singkat.
“Apalagi jika nanti jalan tol Binjai - Langsa telah rampung, maka kendala - kendala tersebut akan semakin minim. Kita telah melakukan konsultasi publik, Insya Allah 2022 Tol tersebut akan segera dibangun”, tambahnya lagi.
Menurut Mursil, ini langkah yang sangat tepat jika jalan tembus dibangun dititik akses tersebut. Disamping akan banyak kemudahan dan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, disisi lain adanya keuntungan yang akan dirasakan oleh kabupaten yaitu pada sektor pembangunan ekonomi daerah.
“Apalagi di Kabupaten Aceh Tamiang, saya berharap pengembangannya lebih kepada potensi pariwisata. Apalagi wilayah hulu, merupakah wilayah sangat potensial untuk dijadikan primadona wisata. Dan ini memang sudah menjadi target Pemkab Aceh Tamiang untuk mengembangkan sektor pariwisata. Nanti, dengan terbukanya beberapa akses jalan, jalur-jalur wisata yang masih sulit dilalui akan mudah dilewati”, ungkap Mursil lagi.
Hal serupa juga disampaikan Bupati Gayo Lues, bahwa pembukaan jalan bagi Kabupatennya sangatlah penting, karena sebagai jalur terdekat untuk membawa hasil sumber alam Gayo Lues keluar dari daerahnya.
Dalam Audiensi ini, Bupati kedua wilayah berharap usulan rencana pembangunan jalan sebagai jalur transportasi dan urat nadi bagi masyarakat setempat segera direalisasi dan dapat dilaksanakan pada program Karya Bhakti TNI di tahun 2021 mendatang.
Mendengar pemaparan Bupati kedua wilayah, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Sumirating Baskoro mengatakan semoga usulan rencana pembangunan jalan ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di dua wilayah.
“Saya akan mendukung sepenuhnya, melalui Program Karya Bhakti dan mudah-mudahan dapat terealisasi di 2021 mendatang”, ungkap Danrem.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan DED (Detail Engineering Design) oleh masing-masing Bupati dan dilanjutkan dengan foto bersama. Usai beraudiensi, rombongan akan bertolak menuju Banda Aceh dan akan beraudiensi kembali dengan Pangdam Iskandar Muda.*
Editor : Syahrudin AP
Sumber : Penrem 011/Lilawangsa


