TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Pasca tewasnya wartawan media online 5 hari yang lalu yang sampai saat ini masih misterius, Pimpinan Redaksi Tribuananews angkat bicara dengan tujuan agar pihak berwajib segera mengungkap dalang dan pelaku pembunuhan insan pers yang dilakukan dengan sadis dan tak bermoral itu.
Diketahui, kematian salah seorang wartawan media online nasional, Demas Laira (28), di temukan warga tergeletak di pinggir Jalan Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa Mateng, Sulawesi Barat, dengan 8 luka tusukan di tubuhnya.
Menurut H. Mursali Bachtiar dalam pesan singkatnya lewat WhatApp mengatakan, ikut berduka cita atas wafatnya insan pers, Demas Laira wartawan media online, dan semoga keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini.
"Saya, atas nama Pimpinan Redaksi (Pimred) Tribuananews turut berbelasungkawa atas kematian rekan seprofesi kami, Demas Laira, wartawan di Mamuju Tengah. Semoga almarhum ditempatkan di syurgaNya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas musibah ini", kata Bachtiar dalam pesan singkatnya di group WA, Minggu, (23/08/2020).
Sesama Insan Pers, dirinya sangat menyayangkan terjadinya kasus pembunuhan itu. Ia juga meminta kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Kapolres Mamuju Tengah, agar segera mengungkap kasus yang mengakibatkan kematian seorang wartawan tersebut.
"Kepada pihak kepolisian, khususnya Polres Mamuju Tengah, saya harap segera mengungkap dan menangkap pelaku dan motif dari kematian almarhum Demas Laira. Jika kematian almarhum Demas ada keterkaitan dengan profesinya sebagai wartawan, maka, saya mengutuk keras perbuatan pelaku. Siapapun pelakunya harus dihukum seberat beratnya, terlebih lagi jika perbuatannya direncanakan", pungkasnya.*
Laporan : Taufiq
Sumber : Redaksi

