• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Uang Pecahan Baru Rp.75.000 Di Luncurkan, Edy Rahmayadi : 1 Orang Maksimal 1 Lembar

    17/08/20, 23:06 WIB Last Updated 2020-08-17T16:08:26Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    TRIBUANANEWS.COM | Medan - Bersamaan dengan diperingatinya Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke - 75, Bank Indonesia bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani merilis peluncuran uang pecahan baru bernilai Rp. 75.000.


    Menanggapi hal itu, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyambut baik peluncuran uang pecahan baru tersebut. Edy Rahmayadi berharap, uang pecahan baru itu nantinya dapat menjadi pengingat, sekaligus sebagai kebanggaan rakyat Indonesia.


    Hal itu dikatakannya saat mengikuti acara rilis peluncuran secara simbolis, yang dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Wijayanto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani secara virtual di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jendral Sudirman Nomor 41 Medan, Senin (17/08/2020).


    "Ini untuk peringatan kebesaran Indonesia pada usia 75 tahun. Diharapkan, dapat dijadikan sebagai pengingat dan disimpan, serta jadi kebanggaan kita, dan juga tidak dijadikan sebagai transaksi. Namun, kalau memang harus digunakan ya boleh saja, karena dia memang diedarkan," ujar Edy Rahmayadi.


    Uang pecahan Rp.75.000 tersebut sengaja di cetak dan diluncurkan, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke - 75.



    Edy juga mengatakan, uang pecahan baru ini dibagikan secara terbatas, hanya sebanyak 75 juta lembar untuk seluruh Indonesia. Karena dicetak cuma sekali, 1 orang maksimal hanya mendapatkan 1 lembar saja.


    Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumut Wiwiek Sisto Widayat yang saat itu juga mengikuti acara tersebut juga mengatakan, mulai hari Senin, 17 Agustus 2020, uang pecahan baru itu sudah bisa dipesan melalui aplikasi daring milik Bank Indonesia.


    Hal yang menjadi persyaratan pemesanan uang pecahan baru tersebut hanya dengan mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga, satu orang hanya mendapatkan 1 lembar.


    Sedangkan, menurut keterangan yang ia sampaikan, di Wilayah Sumut sendiri, uang pecahan baru akan didistribusikan sebanyak 4 juta lembar.


    "Di Sumut sekitar 4 juta lembar yang akan di distribusikan. Mau tidak mau, ke depan ekonomi akan banyak digitalisasi," ujar Wiwiek.


    Wiwiek juga menyampaikan, proses distribusi pertama kali dilakukan di Kantor Wilayah Bank Indonesia. Selanjutnya, pada tanggal 1 Oktober 2020 uang pecahan baru juga bisa didapatkan di 5 bank lain seperti Bank BNI, BRI, Mandiri, BCA dan CIMB Niaga.


    "Mulai hari ini sampai tanggal 30 September 2020, pemesanan hanya di Bank Indonesia. Setelah tanggal 30 September atau mulai 1 Oktober, kita juga akan dibantu 5 bank lain yang bekerja sama dengan Bank Indonesia, sampai jumlah uangnya habis," jelas Wiwiek.


    Secara simbolis, uang pecahan baru tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wagub Sumut Musa Rajekshah, Sekdaprov Sumut R Sabrina, serta Forkopimda Sumut.*


    Laporan : Hendra

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan