masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Lampung Timur - Tumban Di Nuwo Sayan
Sejak Akhir Bulan februari 2020 aku diserang Penyakit Stroke Ringan, Sejak Saat Itu Aku Merasa Seperti Bukan Seorang Lelaki Ayah dari anak anaku dan Seorang suami serta Kepala Keluarga Yang seyogyanya Bertanggung Jawab terhadap akan semua Kebutuhan hidup anak anak dan keluarga Seperti yang biasa aku berikan Kepada anak dan istri serta keluarga ku diwaktu aku sehat, Kamis (27/08/2020).
Namun Sejak aku Sakit Semua nya berubah total, diri ini hanya mampu berkekuatan berjalan di seputaran rumah tanpa bisa memberikan nafkah kepada keluarga serta mencukupi Kebutuhan KeluargaKu,
Bahkan Sikecil Yang sedang dalam usia pertumbuhan dan biasaya mengkonsumsi Minunan susu Vidorant Smart Kini harus berganti dengan susu bendera kaleng biasa.
Disaat diri Ini sedang terpuruk sakit Semua Terasa berbeda teman teman, Sahabat mitra dan partner kerja bahkan anak serta sebagian keluargaku pun menjauh dariku seakan mereka takut diri ini kalau diri ini Akan meminta bantuan dan membebani mereka, Namun Aku Menyadari mungkin saat ini mereka sedang terlilit berbagai masalah sehingga membuat mereka lupa kepada diri ini.
Mungkin mereka takut bila diri ini Akan meminta bantuan dan membebani mereka , Namun Aku Menyadari mungkin saat ini mereka sedang terlilit berbagai masalah sehingga membuat mereka lupa kepada diri ini bahkan saat lebaranpun mereka tiada yang menghubungi berlebarn denganku.
Sedih Dan sangat Menyedihkan, Terkadang airmata ini Jatuh menetes tak terasa dipipi Ibarat Kata orang Lamoung, saat sekarang
diri ini Tumban Di Lamban Atau Tumban Dinuwo Sayan," tutupnya.
Laporan : Elman
Ns : Herwantoni

