• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ribuan KPM di Probolinggo Terima Sembako Program JPS

    07/08/20, 17:40 WIB Last Updated 2020-08-07T10:40:12Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

                                   

    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Sebanyak 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Probolinggo menerima bantuan paket sembako dari program Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap II yang digulirkan oleh Pemprov Jawa Timur sejak 4 Agustus lalu.


    Ribuan paket sembako tersebut, masing-masing terdiri dari 10 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir, 10 butir telur, 1 liter minyak goreng, sarden kemasan 155 gram, kecap manis kemasan 135 mililiter, serta 12 bungkus mie instan, nominal sembako Rp 200 ribu.

    Adapun jumlah warga penerima JPS terbanyak berada di Kecamatan Maron dengan 993 keluarga. Disusul Kecamatan Tongas sebanyak 690 keluarga, Kecamatan Paiton 667 keluarga, Gading 517 keluarga, dan Kecamatan Krucil sebanyak 496 keluarga. Sedangkan untuk penerima JPS dengan jumlah paling sedikit ada di kecamatan Sukapura sebanyak 104 keluarga.

    Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) pada Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Ofie Agustin mengatakan mekanisme penyaluran sembako dalam program JPS ini dilakukan secara bertahap dan dibatasi maksimal hingga tanggal 13 Agustus mendatang.

    "Sasarannya adalah keluarga yang tercamtum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non DTKS terdampak pandemi Covid 19. Tercatat, ada 226.206 keluarga di Kabupaten Probolinggo yang masuk DTKS," katanya.

    Lebih lanjut Ofie menyebut bahwa DTKS yang menjadi acuan program JPS ini bersifat dinamis. Sehingga apabila ada perubahan seperti adanya data KPM yang meninggal, ganda, atau sudah mampu. Maka harus dibuatkan berita acara yang ditanda tangani oleh pihak pemerintah desa setempat.

    "Tujuannya agar program bansos ini tidak sampai tumpang tindih dengan bansos yang lain," pungkasnya.

    Laporan : Taufiq
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan