masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Koordinator Pasar Tradisional Dringu, Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo mewajibkan seluruh pedagang dan pengunjung memakai masker disaat berada di area pasar.
"Bagi pedagang dan pengunjung yang tidak mau mengikuti aturan wajib bermasker, maka kami akan tegas untuk tidak memberikan ijin masuk ke dalam pasar", kata Koordinator Pasar Dringu, Abdul Muhid (46) kepada Tribuananews.com, Minggu (23/08/2020) pagi.
Menurut Muhid, tujuan memperketat patuh pada protokol kesehatan ini sebagai wujud ikhtiar untuk mencegah penularan virus corona atau Covid -19 khususnya di area pasar agar tak timbul klaster baru.
"Secara inten kami adakan pemeriksaan di pintu masuk pasar, juga inten melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan para pedagang dan pengunjung tetap bermasker", tuturnya.
Mantri pasar ini juga mengaku sudah membagikan masker secara gratis kepada pedagang pasar sebanyak 500 lebih.
"Dengan rutinnya sosialisasi, kami melihat sudah banyak yang terbiasa bermasker baik pedagangnya maupun pengunjungnya", terangnya.
Ditempat terpisah, Endah Yuliana (42) pedagang baju yang berada di dalam Pasar Dringu menuturkan bahwa disiplin bermasker di Pasar Dringu sangat penting, mengingat Kecamatan Dringu masuk daftar tertinggi se Kabupaten Probolinggo yang positif terkonfirmasi virus corona.
"Kami apresiasi langkap tegas pak mantri pasar, dengan cara begini insyaallah bisa menekan penularan Covid -19 khususnya warga Kecamatan Dringu", pungkasnya.*
Laporan : Taufiq


