masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Halmahera Selatan - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, Senin 17 Agustus 2020, masrakat Desa Baru Bacan Halmahera Selatan (Halsel), Propinsi Maluku Utara digemparkan dengan fenomena unik awan berwarna warni (pelangi), pada Senin (17/ 8/2020).
Sejumlah warga di lokasi langsung mengabadikan fenomena yang berlangsung sekitar 40 menit tersebut.
Fenomena awan pelangi ini disebut dengan circumhorizontal arc atau di kenal juga dengan sebutan fire rainbow, karena terkadang terlihat seperti warna warni yang menyala di langit.
Fenomena ini merupakan hal yang umum terjadi di beberapa belahan dunia, seperti di Amerika Serikat, di mana fenomena itu bisa di lihat beberapa kali setiap musim panas di satu tempat. Selain di Amerika, fenomena serupa juga terjadi di Eropa Utara.
Fenomena langka itu terjadi ketika matahari melewati awan cirus dengan lebih banyak, kristal es di langit atas dengan menghasilkan 50 derajat setelah pembiasan.
Hal ini membuat awan- awan itu akan nampak seperti pelangi yang terbakar di langit.
Fenomena langka tersebut dapat di lihat di 55 derajat lintang utara atau 55 derajat lintang selatan. Sebuah busur circumhorizontal bulan mungkin terlihat di lintang lain, tatapi jauh lebih jarang karena membutuhkan bulan yang hampir penuh untuk menghasilkan cukup cahaya.
Lengkungan circumhorizontal terbentuk ketika sinar matahari memasuki kristal es heksagonal yang beroriantasi horizontal, datar di awan. Partikel es bertindak sebagai prisma, dan cahaya di bagi menurut panjang gelombang, sehingga warnanya terlihat
Fenomena awan berwarna pelangi ini kerab kali juga terjadi di negara lain seperti Tokyo Jepang, dan begitu juga perna terjadi di Kota Pekan Baru, Indonesia dan kali ini kembali viral di Propinsi Maluku Utara, di Desa Baru Bacan Kab. Halmahera Selatan.*
Laporan : Rusdi Malan

