masukkan iklan disini
Penulis
: Hendra Purwanto, Wartawan Tribuananews.com, Jumat (7/8/2020).
“Ketika Polisi Rindu Masyarakat, begitupun sebaliknya, Masyarakat juga merindukan Polisi. Polisi yang Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya). Polisi yang ketika hujan bajunya basah, Polisi yang ketika turun ke ladang, kebun dan sawah, bajunya turut bermandikan keringat dan lumpur.
TRIBUANANEWS.COM | Tanjung Balai - Tidak
hanya pemerintah, selama ini masyarakat juga mengharapkan kepolisian dapat
berkembang lebih baik dengan merintis hubungan vertikal sampai ketingkat paling
bawah seperti pada wilayah pedesaan diseluruh pelosok Indonesia.
Kedudukan kepolisian
dalam sebuah Negara selalu menjadi kepentingan banyak pihak untuk duduk dan
berada dibawah kekuasaan.
Pada masa pemerintahan
Orde Baru, contohnya, Kepolisian Republik Indonesia dibenamkan dalam sebuah
satuan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang bergerak dalam
pengaruh budaya militer.
Militeristik terasa
begitu sangat kental dan mengikat karena pada masa lebih dari 30 tahun tersebut
kepolisian terbungkus dengan budaya militer.
Kemudian, tahun 1998
tuntutan masyarakat begitu kuat dalam upaya membangun sebuah pemerintahan yang
bersih dan mempunyai keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
Maka selanjutnya,
melalui Tap MPR No.VI/2000, menyatakan bahwa salah satu tuntutan reformasi dan
tantangan masa depan adalah dilakukannya demokratisasi, maka diperlukan
reposisi dan restrukturisasi ABRI.
Karena akibat dari
penggabungan tersebut terjadi kerancuan dan tumpang tindih peran dan fungsi TNI
sebagai kekuatan pertahanan, sementara Polri sebagai kekuatan Kamtibmas. Polri
adalah alat Negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban
masyarakat.
Ketika
Rindu Itu Datang
Setelah Polri terpisah
dari ABRI pada tahun 2000 silam, kini Polri hadir ditengah masyarakat guna
menjaga keamanan, ketertiban serta bertugas melindungi, mengayomi, melayani
masyarakat, serta menegakkan hukum, secara Profesional, Modern dan Terpercaya
(Promoter).
Kerinduan Polisi untuk
kembali hadir ditengah masyarakat begitu kentara secara kasat mata, misalnya
saja, pada kondisi saat ini ketika virus Corona (Covid-19) melanda dunia
khususnya di Indonesia. Polisi begitu cekatan turun ke tengah masyarakat dengan
berjibaku melakukan berbagai upaya pencegahan meluasnya wabah Covid-19. Baik
dengan cara memberikan imbauan, membagikan masker maupun alat pengaman diri
(APD) lainnya.
Seperti salah satu
contoh yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Datuk Bandar Kelurahan Pahang
Bripka Ade Arwan melaksanakan giat sambang salah satu warung milik warga,
Sunario, pada Minggu (2/8/2020).
Foto
: Bhabinkamtibmas, Bripka Ade Arwan bersama warga di warung milik Sunario
Dalam kesempatan tersebut,
Bripka Ade Arwan menyampaikan pesan Kamtibmas serta tetap menghimbau agar dalam
adaptasi kebiasaan baru tetap melaksanakan protokol kesehatan demi menjaga kesehatan dengan
tetap memakai masker serta tetap mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun.
Kerinduan
Polisi Untuk Melayani Masyarakat
Ditengah pandemi
Covid-19, dengan semangat kepedulian, Bhabinkamtibmas dari Polsek Datuk Bandar,
Polres Tanjung Balai ini memberikan penerangan tentang bagaimana penanganan
maupun pencegahan penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukannya tentu saja sebagai wujud
pelayanan Polisi khususnya Polsek Datuk Bandar, Polres Tanjung Balai kepada
masyarakat.
Ditengah pandemi Covid-19
yang belum berakhir ini, betapa Polisi menyadari situasi yang tidak
menguntungkan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang terdampak langsung Covid-19.
Wabah virus Corona ini secara nyata meruntuhkan sebagaian besar perekonomian
masyarakat.
Oleh karenanya, Polisi
dengan sigap dan ketulusannya melayani, terjun ke tengah masyarakat guna memberikan
imbauan, membagikan masker atau alat pelindung diri (APD) lainnya bahkan
memberikan bantuan sembako secara langsung.
Mengapa Polisi begitu
sigap membantu masyarakat disaat Covid-19 melanda Indonesia?. Lagi-lagi, inilah
bentuk kerinduan Polisi untuk melayani sekaligus mengayomi masyarakat.
Polisi juga manusia, yang memiliki hati dan nurani, rasa sayang dan ikhlas dalam pengabdiannya. Polisi juga merasakan kesedihan atas kesulitan yang dialami masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ini.
Polisi juga manusia, yang memiliki hati dan nurani, rasa sayang dan ikhlas dalam pengabdiannya. Polisi juga merasakan kesedihan atas kesulitan yang dialami masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ini.
Polisi
Turun Ke Sawah
Selain Bhabinkamtibmas
Polsek Datuk Bandar, Bripka Ade Arwan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Karya, Bripka
Ivan Lendi juga melakukan hal yang sama. Menyambangi Ibu-ibu Kelompok Tani Pasar
8 Kota Tanjung Balai.
Foto
: Bhabinkamtibmas Bripka Ivan Lendi saat bincang-bincang dengan Ibu-ibu petani.
Selain bincang-bincang soal
pertanian khususnya tanaman padi, Bripka Ivan Lendi juga mendukung program Pemerintah dalam ketahanan pangan
ditengah pandemi sekaligus cegah penyebaran Virus corona Covid-19.
Selain itu, Bripka Ivan
Lendi juga menghimbau kepada ibu-ibu kelompok tani agar tetap mengikuti
protokol kesehatan dalam adaptasi baru dengan menjaga kesehatan dan kebersihan
diri, sama halnya seperti yang disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Datuk Bandar,
Bripka Ade Arwan pada kesempatan waktu dan tempat yang berbeda.
Apa yang dilakukan Bhabinkamtibmas
Bripka Ade Arwan maupun Bripka Ivan Lendi adalah sebagai salah satu contoh
betapa Polisi Rindu Masyarakat (PRM) yang bertujuan agar masyarakat lebih
merasakan kehadiran Polisi di tengah masyarakat sehingga masyarakat merasa
lebih aman dan tentram.
Sekuntum
Bunga Dan Coklat Sebagai Bentuk Mahabbah
Kemudian, mengapa
Polisi membagikan bunga dan coklat, apa korelasinya?. Seperti yang dilakukan
Personil Sat Lantas Polres Tanjung Balai saat melaksanakan kegiatan rutin pemeriksaan
surat dan kelengkapan pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil di Jalan
Jenderal Sudirman Km 7 Perbatas Kota Tanjung Balai dengan Kab Asahan, pada Rabu
(4/3/2020) silam.
Foto : Personil Sat Lantas Polres Tanjung Balai
memberikan setangkai bunga pada pengendara yang patuh dan tertib berlalu lintas
Itu juga merupakan salah
satu bentuk Mahabbah (rasa rindu/cinta) dari Polisi terhadap masyarakat. Bunga
dan coklat memiliki makna yang sangat dalam. Polisi hadir ditengah masyarakat tidak
hanya humanis tapi juga romantis.
Kerinduan Polisi terhadap masyarakat begitu sangat terasa.
Sekalipun dalam
menerapkan peraturan kedisiplinan dalam berlalu lintas di jalan raya, Polisi
tetap mengedepankan rasa mahabbahnya baik terhadap masyarakat yang patuh
peraturan maupun bagi yang melanggar.
Personil Sat Lantas
Polres Tanjung Balai, memberikan setangkai bunga dan coklat kepada para
pengendara yang mematuhi aturan tata tertib berlalu lintas. Bunga dan coklat
tersebut sebagai ungkapan apresiasi dalam bentuk yang humanis dan romantis,
betapa Polisi sangat mencintai masyarakat.
Maka sangat disayangkan,
jika ketulusan dan ke ikhlasan Polisi dalam melayani dan mengayomi masyarakat
di tengah pandemi Covid-19 ini kemudian ada pihak yang meresponnya dengan nada “nyinyir”,
bahkan menganggapnya hanya sebagai pencitraan belaka.
Kepekaan
Kapolres Yang Menjadi Teladan Bagi Anggotanya
Keseriusan Polisi hadir
ditengah masyarakat juga diperlihatkan oleh Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu
Yudha Prawira, S.I.K, M.H. Dengan sigap, Kapolres Tanjung Balai langsung
mengerahkan personilnya ke lokasi banjir untuk bergotong royong membersihkan
saluran air dan parit disekitar Jalan Sei Lasolo, Link II hingga Jalan Satria,
Kelurahan Muara Santoso, pada Sabtu (25/7/2020).
Kapolres
Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K, M.H
Tidak hanya itu,
Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K, M.H, juga
menginstruksikan seluruh personilnya untuk merespon lebih cepat jika ada
keluhan dari masyarakat.
Sikap sigap dari seorang Kapolres Tanjung Balai ini menjadi contoh teladan betapa seorang pemimpin harus benar-benar bisa merasakan kesulitan bahkan kepedihan orang lain, terlebih yang menimpa masyarakat secara umum.
Anjing
Menggonggong Kafilah Berlalu
Polisi juga mengerahkan
segala kemampuannya untuk memberikan bantuan sembako atau apapun yang
dibutuhkan masyarakat baik mereka yang terdampak Covid-19 maupun akibat musibah
bencana alam.
Hal ini dilakukan
Polisi sebagai bentuk keseriusannya hadir ditengah masyarakat dalam situasi
apapun. Dan hal ini selain menjadi suatu kewajiban mengayomi dan melayani, juga
menjadi upaya Polisi agar semakin di cintai masyarakat. Sehingga kerinduan
Polisi terhadap masyarakat dapat terobati dan terjalin hubungan yang lebih baik
lagi kedepannya.
Kendati keseriusan
Polisi untuk mencurahkan perhatiannya kepada masyarakat mendapat respon yang
beragam dari berbagai pihak. Khususnya respon yang bernada “nyinyir”, memandang
sebelah mata, bahkan dianggapnya sebagai pencitraan belaka.
Namun anggapan itu tak akan
pernah menyurutkan semangat dan niat baik Polisi untuk terus berbuat yang
terbaik bagi masyarakat. Ibarat pepatah mengatakan, “Anjing menggonggong kafilah berlalu”.
“Sebaik-baik manusia
adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”,
Mengutip dari (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni).
Tidak ada hal yang
sulit jika kita mau berusaha dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas,
yang penting ada kemauan dan ada kesungguhan serta gunakan logika serta ilmu pengetahuan
sesuai kapasitas masing masing. Dengan demikian Insya Allah, Polisi akan
semakin melekat dihati masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa.
Man Jadda Wajada,
“Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil, atau istilah
lainnya, where there is a will there is a way !, “Dimana ada kemauan,
pasti disitu ada jalan“.
Ketika Polisi Rindu
Masyarakat, begitupun sebaliknya, Masyarakat juga merindukan Polisi. Polisi
yang Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya). Polisi yang ketika hujan
bajunya basah, Polisi yang ketika turun ke ladang, kebun dan sawah, bajunya
turut bermandikan keringat dan lumpur. Artinya, masyarakat juga merindukan
Polisi yang merakyat, yang tulus dan ikhlas dalam pengabdian.
Jayalah Kepolisian
Negara Republik Indonesia, peran sertamu yang humanis ditengah masyarakat
senantiasa di rindukan.*
Artikel
Ini Diikutsertakan Dalam Lomba Karya Tulis Polres Tanjung Balai






