• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    'Jaran Kencak' Keliling Untuk Mengais Rejeki

    25/08/20, 20:21 WIB Last Updated 2020-08-25T13:21:17Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Tradisi lama yang terus di lestarikan oleh sebagian warga Dusun Budakan Desa Tamansari Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.


    'Jaran Kencak' sebutan lazim untuk tradisi tersebut, sebut saja Agus (40) warga Dusun Budakan, RT.03/ RW.06 Desa Tamansari, pemilik jaran kencak (kuda yang di hias dan menggerak-gerakkan kakinya, red) untuk menghibur warga.


    "Sekarang sudah mulai pudar orang nanggap jaran kencak mas, mungkin tergerus situasi zaman yang modern lebih memilih nanggap orkes dan drumband", kata Agus saat dikonfirmasi Tribuananews.com, Selasa (25/08/2020).

    Menurutnya, alih profesi Agus untuk menyambung hidup dari pedagang ke kelola jaran kencak ini bisa tergolong terpaksa, pasalnya hasil tiap hari sangat minim sekali dan belum di potong beaya merawat kuda dan gaji anggotanya.
                             

    "Omset saya tiap hari paling tinggi Rp. 300 ribu mas, untuk gaji anak buah dan beaya rawat kuda, paling sisa Rp. 75 ribu untuk saya", ungkapnya.

    Tarif persatu perjalanan Rp. 10 ribu per anak, kalau dua anak naik jaran kencak hanya Rp. 15 ribu satu putaran, dan jaran kencak tersebut bisa dipanggil dalam acara apa saja dan kapan saja dengan harga terjangkau.

    "Walau murah harga tarif yang kami berikan, namun jarang anak-anak yang mau naik jaran kencak ini, rupanya anak-anak lebih suka main game di Hpnya", pungkasnya.*

    Laporan  : Taufiq
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan