Doc. Foto Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Warga
TRIBUANANEWS.COM | Medan - Suasana menjelang waktu Sholat Maghrib, masyarakat tiba-tiba dibuat geger. Pasalnya, warga dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas yang kondisinya sudah membusuk.
Informasi yang dihimpun awak media ini di lokasi, pada Rabu (26/08/2020) sekira pukul 18.30 Wib menjelang Maghrib, ada anak-anak yang akan pulang memancing melihat sesosok mayat laki-laki berada di semak-semak yang tidak begitu rimbun, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Sontak anak-anak tersebut pun menjerit ketakutan, sehingga menghebohkan warga sekitar. Kejadian tersebut tepatnya di Gg. Keluarga Ujung, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.
Terkait temuan mayat tanpa identitas itu, salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, ia tidak tau pasti jam berapa ditemukannya mayat tersebut.
"Katanya tadi anak-anak pulang mancing bang yang tau duluan. Kalau dilihat dari wujud yang masih utuh, sepertinya mayat laki-laki," kata salah seorang warga.
Sementara itu, saat di konfirmasi melalui Whatsapp (WA), Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari, S.H. membenarkan temuan mayat tersebut.
Kapolsek Medan Labuhan mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, pihaknya langsung menuju ke lokasi penemuan mayat tersebut.
"Tadi ada warga yang melaporkan temuan mayat, dan kita langsung turun ke lokasi," tulis Kompol Edi Safari saat di konfirmasi melalui WA, Rabu (26/08/2020) malam.
Saat ditanya apakah mayat tersebut adalah korban kasus pembunuhan atau tidak, ia mengatakan bahwa pihaknya belom bisa mengambil kesimpulan.
"Belum tau. Nanti dilihat hasil autopsinya. Karena mayat sudah membusuk dan sudah nampak tulangnya," kata Edi Safari.
Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari juga menjelaskan, setelah dilakukannya Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ringan, pihaknya langsung membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk II Medan, guna dilakukannya autopsi.
"Kita yang membawa mayat itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Dan saat ini kami masih menunggu hasil autopsinya, setelah itu baru tau penyebab kematiannya," paparnya.
Saat ini, kata Edi Safari, pihaknya masih menunggu informasi dari masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya untuk melapor, agar memudahkan pihak Kepolisian dalam mengungkap kasus ini.
"Ya, kami saat ini mengharapkan kepada masyarakat, agar segera melapor jika merasa kehilangan anggota keluarganya. Agar kami tidak kesulitan untuk mengidentifikasi korban, maupun mengungkap kasus ini," harap Kompol Edi Safari.*
Laporan : Hendra


