Direktur Eksekutif FPRM Nasruddin saat memegang tiang Bendera Merah Putih sudah berkibar
TRIBUANANEWS.COM | Aceh Tamiang - Forum Bersama Wartawan (FBW) Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang gelar upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke 75 di ujung Sungai Kaloy diatas batu Kapur Tamiang Hulu pedalaman Aceh Tamiang.
Amatan media ini , kegiatan yang digelar Forum Bersama Wartawan (FBW) ini diikuti sejumlah anggota TNI dari Babinsa Koramil 05 Tamiang Hulu dan Purna Paskibra daerah itu. Khusus untuk pengibar bendera Merah Putih dipercayakan kepada pelajar Purna Paskibra daerah ini dan juga anak-anak “bolang” bocah petualang sekitar lokasi daerah pedalaman itu.
Adapun peserta upacara yang tergabung dari FBW diantaranya, Yoesdinoer Harian Realitas, Munawar Harian Waspada, Jufri dari iNews TV, Saiful Alam dari TamiangNews.com, Razzaq dari TVRI, Mustafa Rani Media Online Indojaya News, EddyYanto media Online Halaman7.id, Safrizal Lentera24.com.
Selanjutnya, Nasruddin dari Lsm FPRM Aceh, Islamsyah Granat Kota Langsa dan Zulkarnain dari unsur Masyarakat. Tepat pukul 10 .00 Wib, sirene detik-detik proklamasi menggema di pedalaman Aceh Tamiang dengan tetap mengikuti prokoler kesehatan. Senin 17 Agustus 2020 berjalan khidmat dan sukses.
Sebelumnya, FBW Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang memasang bendera merah putih dan baliho Dirgahayu Hut RI ke 75 diatas bukit kapur, Minggu (16/8) berdekatan dengan Gunung Segama sekira 1965,4 mpdl (meter diatas permukaan laut) Aceh Tamiang.
Lebih heroiknya lagi, untuk menuju lokasi upacara para jurnalis ini harus menempuh 3 jam perjalanan menggunakan kenderaan roda empat sekira 39 km. Meskipun melewati topografi yang curam dan berlumpur.
Peluh itu pun kian berlanjut rombongan FBW harus bertaruh jiwa raga untuk menuju lokasi upacara para jurnalis dari rombongan FBW yang diikuti Babinsa TNI, Purna Paskibra dan juga bocah-bocah petualang ini harus bertaruh jiwa raga dengan menyeberangi sungai Kaloy Aceh Tamiang yang begitu deras arusnya.
Selain itu, peringatan Hut Proklamasi kemerdekaan RI tersebut juga disaksikan sejumlah warga sekitar. Keharuan dan semangat nasionalisme terasa sangat kental dalam puncak peringatan itu.
Sebelumnya, jelang HUT Republik Indonesia ke 75, Dandim 0117/Aceh Tamiang, FBW dan Komunitas Tamiang Nomade Trail (TNT), membagikan seribu masker dan Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Kampung Pulau Tiga, Kec. Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Sabtu, (15/8) lalu.
Ketua FBW Yoesdinoer ketika dikonfirmasi media ini, Selasa (18/8) mengatakan, dalam rangka HUT Republik Indonesia ke 75 dan 15 tahun damai Aceh, kita berharap perdamaian Aceh ini dapat menjadi momentum untuk merajut pembangunan secara bersama.
"Cukup kita saja yang merasakan pahitnya konflik Aceh. Semoga Indonesia terus maju dan jaya. Selain itu, kita berharap dan berdoa kepada Allah SWT pandemi Covid-19 terus berlalu", ungkapnya.
Yoesdinoer juga mengambarkan kondisi pedalaman Aceh Tamiang yang dikunjunggi mengigatkan akan jauh dari kemerdekaan yang dirasakan masyarakat setempat. Pasalnya saat ini daerah tersebut tidak jangkauan akses internet terputus-putus.
"Untuk itu diharapkan kepada Pemerintah daerah agar menjadi fokus terhadap pembagunan di daerah itu menggigat potensi wisata yang sangat menjanjikan", pungkasnya.
Dikatakannya, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang kerap dilakukan. Kedepan, kata Yoesdinoer, pihaknya akan menuju pedalaman Aceh Aceh lainnya," imbuh Yoesdinoer.*
Editor : Syahrudin AP


