TRIBUANANEWS.COM | Kobar - Masyarakat di Desa Kadipi Atas, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), diajak untuk memanfaatkan waktu dan tenaga guna bercocok tanam di pekarangan rumahnya masing-masing.
Sebab, halaman rumah yang kosong bisa ditanami berbagai jenis tanaman yang bermanfaat bagi keluarga.
"Salah satunya adalah Tanaman Obat Keluarga (Toga). Selain itu, bisa juga dikembangkan sayuran untuk kebutuhan sehari-hari bagi keluarga," kata Bhabinkamtibmas Desa Kadipi Atas, Bripka Yunaidi Madyo saat dijumpai pada Minggu (30/8/2020) sore.
Saat ini sudah ada beberapa contoh pengembangan tanaman Toga, salah satunya di beberapa RT yang ada di Desa Kadipi Atas, yang memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam berbagai tanaman yang bisa di manfaatkan.
Tanaman itu sebagai contoh dan motivasi bagi masyarakat, anggota dan pengurus lainnya, untuk mengembangkan tanaman di halaman rumah masing-masing.
"Kita Ketahui, dimasa pandemi Covid-19 ini, banyak kebutuhan akan tanaman obat, guna meningkatkan daya tahan tubuh. Pemanfaatan Toga sebagai salah satu tujuan, agar masyarakat bisa menjadikan Toga sebagai obat alternatif. Selain itu juga bisa mengurangi ketergantungan dengan obat-obat kimia," jelasnya.
Dijelaskannya, dengan menggerakkan warga memanfaatkan pekarangan, juga bisa lebih kreatif dalam kesehariannya. Mereka bahu membahu dan bekerjasama membangun lokasi, sekaligus menanam bibit Tanaman Obat Keluarga (Toga).
Penanaman bibit Toga dan sayuran dilakukan secara swadaya. Bibit tanaman yang dikembangkan mulai dari jahe, kunyit, lengkuas, kencur, akar wangi dan sebagainya.*
Laporan : Rahmat
Editor : Hendra
Sumber : Humas Polres Kobar


