masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tapanuli Selatan - Objek wisata Aek Sijornih Desa Aek Libung Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan menerapkan standar pemeriksaan suhu tubuh terhadap para pengunjung sebagai bentuk antisipasi awal dalam pencegahan penyebaran virus corona, Senin (17/8/2020).
Berdasarkan Keterangan Bhabinkamtibmas Polsek Batang Angkola, Aipda D Tampubolon, para pengunjung yang sudah masuk objek wisata langsung diminta untuk dicek suhu tubuh dengan menggunakan thermal scanner. Selanjutnya, para pengunjung juga harus mencuci tangan.
Para pengunjung nampak tidak keberatan dengan pemeriksaan tersebut. Selain tidak membutuhkan waktu lama, para pengunjung juga mengetahui bahwa pemeriksaan ini terkait antisipasi penyebaran virus corona.
“Sebelum merebak virus corona pihak pengelola sudah memasang hand sanitizer dan cuci tangan di beberapa titik areal dan dengan adanya himbauan pemerintah, ujar Bhabinkamtibmas Polsek Batang Angkola, Aipda D Tampubolon.
Tampubolon mengungkapkan, jika ada pengunjung yang diketahui memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka akan disarankan untuk beristirahat dan tidak melanjutkan perjalanan wisatanya.
“Suhu badan meningkat di atas rata-rata bisa saja karena yang bersangkutan lagi demam, kecapean, dan sebagainya. Namundari hasil pemeriksaan awal rata-rata suhu tubuh pengunjung di kisaran 36 derajat celcius,” ungkapnya.
Saat ini di seluruh areal Aek Sijornih diwajibkan bagi pengelola sudah menyiapkan cuci tangan dan pengunjung diwajibkan memakai masker dalam menghadi Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), ucap Tampubolon.
Camat Sayurmatinggi, Emmy Farida, S. Pd, MM berupaya semaksimal untuk memberikan himbauan kepada pengunjung objek wisata di Kecamatan Sayurmatinggi agar memakai masker dan menghimbau kepada pengelola dan pengunjung agar menjaga kebersihan di dalam areal aek Sijornih dan di sisi lain para pengunjung juga diharapkan tetap menjaga kesehatannya,” tutur Camat.*
Editor : Ibnu Saad



