TRIBUANANEWS.COM | Banggai - Akibat curah hujan yang cukup lebat dari mulai Minggu malam hingga Senin (31/08/2020) sore, mengakibatkan beberapa kawasan di Wilayah Hukum Polsek Batui, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai mengalami banjir.
Diketahui, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Kecamatan Batui mulai Minggu malam hingga Senin sore tak juga kunjung reda. Akibatnya, 3 (tiga) Desa yang ada di Kecamatan Batui dan beberapa lokasi lainnya ikut terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi.
Adapun wilayah yang tergenang banjir, antara lain Desa Sinorang KM.6 Jalan Trans Sulawesi, yakni jalan penghubung antara Kecamatan Batui Selatan - Kecamatan Moilong. Ketinggian air di badan jalan tersebut mencapai pinggang orang dewasa. Sekira pukul 15.00 Wita air sudah nampak mulai surut, sehingga kendaraan sedikit demi sedikit mulai bisa melintas.
Lain halnya di Desa Suka Maju, ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 170 Cm, atau setinggi orang dewasa. Akibatnya, jalan penghubung antara Desa Bone Balantak dan Desa Suka Maju tidak dapat di lalui kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4.
Selain kedua Desa tersebut, Desa Ombolu juga mengalami hal yang sama. Namun, di Desa tersebut ketinggian air tidak terlalu tinggi, kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 masih dapat melintas, walaupun badan jalan ikut tergenang air.
Terpantau, pihak kepolisian dari Polsek Batui terlihat turun ke lokasi banjir, guna membantu warga maupun pengendara yang terjebak genangan banjir.
Kapolsek Batui Iptu Yoga Widata, S.H. langsung bergerak cepat menangani korban banjir di beberapa lokasi, dengan memerintahkan Wakapolsek, Kasubsektor Batui Selatan, Kanit Reskrim, Kanit Sabhara dan para personil Polsek Batui untuk turun ke lokasi, guna memantau situasi wilayah yang terdampak banjir.
"Saya sudah perintahkan seluruh personil, termasuk Wakapolsek untuk turun ke lokasi banjir. Saat ini anggota sudah di TKP banjir, yakni di KM.6, untuk lakukan pengamanan, pengaturan arus lalulintas dan membantu pengendara mobil dan motor yang memaksakan diri untuk melintas," kata Kapolsek Batui.
Ditambahkannya, "anggota kita yang berada di Desa Sukamaju I turut menghimbau warga agar tidak memaksakan diri untuk menyebrang, karena debit air sangat tinggi. Kami harap, untuk pengendara motor yang memaksakan diri ingin menyebrang, agar menggunakan jasa rakit yang disiapkan oleh warga setempat," jelasnya.
Selain itu, Kapolsek Batui juga memerintahkan kepada personilnya agar berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan juga TIM SAR, apabila ditemukannya korban jiwa.*
Laporan : Yudi
Editor : Hendra


