• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gagasan Cemerlang Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Cabut Subsidi Pupuk Ganti Subsidi Harga

    27/07/20, 06:49 WIB Last Updated 2020-07-27T00:05:04Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini


    "Sebagai mitra kerja, kami mendorong kepada Menteri Pertanian agar mengubah cara dan pola subsidi agar berpihak kepada petani yang sebenarnya," kata Hasan Aminuddin. 


    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, H. Hasan Aminuddin memiliki gagasan dan ide yang gemilang. Usulan itu berupa pencabutan subsidi pupuk kepada petani. Sebagai gantinya berupa subsidi harga. 

    Hal itu bukan tanpa alasan, selama ini subsidi pupuk justru kerap menguntungkan pengusaha pertanian besar, sementara petani justru menikmati subsidi itu tidak lebih dari 50 persen. 
    Usulan itu disampaikan saat politisi Partai Nasdem itu membuka acara orientasi pengurus DPD Partai Nasdem Kota Probolinggo, Minggu (26/07/2020).

    "Sebagai mitra kerja, kami mendorong kepada Menteri Pertanian agar mengubah cara dan pola subsidi agar berpihak kepada petani yang sebenarnya," kata Hasan Aminuddin. 

    Bupati Probolinggo dua periode ini menegaskan subsidi pupuk selama ini kerap dibeli oleh petani, tetapi dengan jumlah subsidi yang besar, justru pembelian pupuk lebih banyak kepada pengusaha pertanian. 

    Semisal pengusaha yang memiliki ratusan hektare lahan pertanian, padahal dasar tujuan subsidi agar menguntungkan petani yang selama ini kerap mengalami kerugian saat panen.

    "Petani tidak berdaya saat harga anjlok, sehingga mereka mengalami kerugian. Karena itu, skema yang paling tepat adalah subsidi harga kepada petani," ungkap politisi Nasdem ini.

    Nah, jika ada subsidi harga, maka petani yang selama ini mengalami kerugian saat musim panen, akan berbalik dengan untung saat subsidi itu diberikan. "Nanti akan dirumuskan siapa yang berkah mendapatkan subsidi itu, dengan cara itu subsidi akan lebih tepat sasaran," serunya. 

    Usulan itu bukan tanpa alasan, sebagai tokoh yang dekat dengan petani dan besar pada lingkungan petani, Hasan mengaku cukup tahu persis kendala yang dihadapi. 

    "Tidak hanya soal subsidi yang perlu diubah polanya, termasuk bantuan peralatan yang selama ini diberikan kepada pengusaha pertanian perlu diganti polanya," jelasnya. 

    Ide itu pun sudah disampaikan saat rapat dengar pendapat dengan kementerian. Ia pun cukup optimis gagasan itu menjadi isu strategis yang menjadi kebijakan pemerintah pusat. 

    Hanya saja, Hasan pun meminta kepada petani untuk lebih bersabar, sebab kebijakan itu butuh proses karena berpengaruh kepada perencana dan penganggaran di dalam APBN. 

    "Setiap kesempatan akan kami usulan itu sampai menjadi keputusan dan kebijakan pemerintah," pungkasnya.*

    Laporan  : Taufiq

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan