• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tak Peduli Corona Ketika Sang Buah Hati Menjerit

    18/07/20, 14:25 WIB Last Updated 2020-07-18T07:25:15Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Foto : Sudi penjual roti goreng

    "Saya tiga bulan tak jual roti goreng pak, lantaran jualan saya nggak laku karena orang pada takut corona", kata Sudi pada Tribuananews, Sabtu pagi, 18/07/2020.


    TRIBUANANEWS.COM | Probolinggo - Pepatah jawa mengatakan "wong iso keccak lek onok seng di leccak" (orang bisa berbuat cerdas ketika ada harta yang di miliki-red), mungkin itu yang terjadi di kalangan wong cilik atau standar ekonomi ke bawah.

    Seperti penjual roti goreng ini contohnya, dia tetap keliling kampung karena tak tahan dirinya diam di rumah tatkala pemerintah menganjurkan stay at home untuk antisipasi penularan Covid-19.

    Pria paruh baya penjual roti goreng ini bernama Sudi (45) asal Desa Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo. Ia nekad kembali berjualan lantaran tak tega melihat anaknya menjerit butuh makan.

    "Saya tiga bulan tak jual roti goreng pak, lantaran jualan saya nggak laku karena orang pada takut corona", kata Sudi pada Tribuananews, Sabtu pagi (18/07/2020).

    Dirinya mengakui mendapat BLT -DD dari pemerintah sebesar 600 ribu per bulan, namun itu sangat tidak cukup untuk biaya hidup tiga anaknya yang masih kecil.

    "Jadi sudah seminggu ini saya nekad kembali jualan roti goreng untuk menutupi kebutuhan keluarga, walau hasil jualnya tak seperti sebelum wabah corona datang", ungkap pria lulusan SD ini.

    Pemerintah pusat maupun daerah sudah maksimal dan serius dalam hal penanggulangan pandemi global ini agar segera berakhir, "Kami berharap dan berdoa agar virus corona ini segera berakhir dan usaha jual roti bakar saya kembali normal, sehingga tak perlu lagi pemerintah memberikan bantuan sosial pada kami", pungkasnya.*

    Laporan  : Taufiq
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan