masukkan iklan disini
Kantor Desa Muara Naro, Kabupaten Tebo
TRIBUANANEWS.COM | Tebo - Warga Desa Muara Niro Kecamatan Tujuh Koto Ulu, Kabupaten Tebo mempertanyakan soal bibit pohon kelengkeng dan mangga yang disalurkan Pemerintah Desa Muara Niro.
Menurut masyarakat setempat proyek bibit pohon kelengkeng dan mangga ini merupakan program tahun 2019 menggunakan anggaran dana desa (DD) dengan alokasi bibit sebanyak 700 batang.
Namun pada kenyataannya, berdasarkan informasi yang dihimpun Tribuananews.com dari warga setempat, hanya sekitar 400 batang saja yang dibagikan kepada masyarakat. Dan selebihnya dipertanyakan oleh warga mengingat penggunaan anggarannya adalah untuk 700 batang pohon.
Kepala Desa Muara Niro, Solmidawati saat dikonfirmasi melalui sambungan telephone selulernya membenarkan adanya bibit pohon kelengkeng dan mangga sebanyak 700 batang dari anggaran dana desa tahun 2019.
Selain itu, Sekretaris Desa Muara Naro saat dijumpai di kantor desa setempat juga membenarkan adanya program bibit pohon tersebut.
"Kami memberikan satu rumah 4 batang pohon, sebanyak 177 rumah," kata Sekretaris Desa Muara Naro, Selasa (28/7/2020).
Namun menurut warga, bibit pohon yang diberikan kepada masyarakat hanya sejumlah 400 batang saja, dan sisanya 300 batang dipertanyakan warga?.
Warga berharap transparansi dari Pemerintah Desa Muara Naro dalam hal ini Kepala Desa terkait sisa bibit pohon yang menurut perhitungan warga masih ada sekitar 300 batang yang tidak dibagikan ke masyarakat.*
Laporan : Edi

