masukkan iklan disini
Penyerahan langsung bantuan modal usaha kepada keluarga Disabilitas kronis berupa mesin cuci dan setrika listrik. Bantuan tersebut sumber anggaran DD tahun 2020
TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya – Pemerintah Desa (Pemdes) Gunong Cut serahkan bantuan modal usaha kepada keluarga Disabilitas kronis Salikon mengalami lumpuh dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2020 langsung ke rumah penerima manfaat Rabu (1/7).
Pantauan media Tribuana.com, Penerima manfaat Disabilitas kronis Salikon memiliki seorang istri dan 3 orang anak, selama ini istrinya bernama Mujiah bekerja sebagai tukang cuci upahan guna membiayai kebutuhan keluarganya.
Samsul Rizal Keuchik Desa Gunong Cut mengatakan, “Keluarga Disabilitas warga Desa kami tersebut sangat pantas dan layak dibantu modal usaha berupa 1 unit mesin cuci dan 1 unit Setrika listrik sesuai bidang usaha digeluti Mujiah selama ini memenuhi kebutuhan keluarganya”, ujarnya.
Dengan bantuan modal usaha tersebut dapat dipergunakan untuk usaha mandiri untuk dikembangkan agar ekonomi rumah tangga dapat ditingkatkan. Biasanya hanya menerima upah dari orang yang menawarkan jasa cucian pakaian kepada Mujiah.
“Dengan bantuan dari Pemdes ini saya dapat mengembangkan usaha sebagai jasa loundri kecil-kecilan sebagai fondasi usaha keluarga kami sehari-hari memenuhi kebutuhan keluarga semakin bertambah”, kata Mujiah.
Keluarga Salikon/Mujiah sangat berterima kasih kepada Pemdes Gunong Cut telah peduli serta memperhatikan keluarga kami tidak mampu ini. Semoga usaha ini dapat berkembang serta landasan bagi keluarga mereka menuju usaha mandiri.
Camat Darul Makmur Tawaruddin, S. Sos mengapresiasi program tahunan Pemdes Gunong Cut dalam mengalokasikan Anggaran modal usaha kepada warga Disabilitas di Desanya dari anggaran DD setiap tahunnya.
“Semoga program ini terus berlanjut, akan berkurangnya warga kemiskinan di Desa Gunong Cut, khususnya penyandang Disabilitas. Saya sangat mendukung program tersebut untuk meringankan salah satu tugas pemerintah Kabupaten (Pemkab) terhadap penyandang Disabilitas.*
Laporan : Sofyan
Editor : Duahrudin AP

