masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Belitung Timur - Bukan hal baru bagi pedagang saat sekarang ini, apalagi situasi pandemi Covid-19, banyak dampak yang menyebabkan sepi pembeli dan lemahnya putaran ekonomi masyarakat, kususnya di Beltim. Minggu (19/07/2020)
Seorang pengusaha ikan bakar jl kp. Kurnia Manggar Belitung Timur mengeluhkan sepinya pembeli ahir ahir ini, Ls, Nm(inisial) mengatakan, untuk saat ini memang dalam situasi Covid-19, ada beberapa hal terkait sepinya pembeli, jika disusuri terkait ekosistim rantai ekonomi masyarakat tentunya kita tau persis apa dan bagaimana.
"Terlihat jelas jalannya putaran ekonomi masyarakat Beltim ketika penambang timah tidak eksis beraktipitas, semua terdampak, akibatnya pedagang sepi dan merugi, serta berkurangnya pendapat kami sebagai pedagang," kata Ls, Nm (inisial).
Pendapatan atau penjual menurun drastis biasanya kami dapat menjual ikan 100kg sampai 200kg perhari, tapi saat ini kamipun bingung karena penjualan hanya 20kg sampai 50kg Perharinya.
Hal ini tentu perlu kebijakan Pemda dan DPRD setampat sesuai RPD beberapa bulan lalu untuk menyikapinya, agar memberikan ruang gerak bagi penambang dan nelayan bakau kemana dimana dan bagaimana seharusnya.*
Laporan Suhartonopitoytsl
