• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Majelis Dzikir 165 Gelar Manaqiban Syeikh Abdul Qodir Jaelani di Perisai Banten Pusat

    29/07/20, 15:22 WIB Last Updated 2020-07-29T11:00:05Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Tangerang Selatan - Ditengah pandemi Covid-19, sehingga di berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk mencegah penyebaran virus Corona salah satunya adalah tidak diperbolehkan untuk berkumpul atau berkerumun, serta harus mematuhi himabauan Pemerintah dan Maklumat Kapolri dan menjalankan protokol kesehatan, namun setelah Kapolri mencabut maklumat nya yang tertuang dalam surat telegram Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 ini salah satu upaya untuk mendukung Kebijakan Adaptasi Baru atau New Normal. Majelis Dzikir 165 adalah salah satu majelis yang setiap bulannya selalu mengadakan Manaqiban atau pengajian, karena ada virus Corona hampir lima (5) bulan tidak mengadakan manaqiban.

    Majlis Dzikir 165 setelah sekian lama tidak melakukan manaqiban, malam ini untuk pertama kali nya mengadakan acara manaqiban Syeikh Abdul Qodir Jaelani sekaligus melakukan talkin kepada warga dan Ikhwan yang ingin di talkin oleh pewakil talkin dari pangersa Abah Anom yaitu KH. Sirajudin Ruyani, dari Suralaya Tasikmalaya. Manaqiban ini digelar di padepokan Perisai Banten Pusat yang beralamat Jl. Raya Pondok Jagung Timur RT 002 RW 002 No. 68 Kelurahan Pondok Jagung Timur Kecamatan Serpong Utara Tangerang Selatan Banten. Selasa (28/7/2020) pada pukul 20.00 Wib sampai dengan selesai.


    Dalam acara manaqiban Syeikh Abdul Qadir Jailani turut hadir Guru Besar Perisai Banten Pusat Abah Guru Anja Yonis Ramli beserta Istri. Dorray Ketua pengurus majelis dzikir, Tomy Akbar, palung, Yuda, Roji, Ajat, Juki, Kiki, Eko.

    Dalam ceramahnya KH. M. Sirojudin Ruyani banyak menyampaikan tentang kisah dan karomahnya tuan Syeikh Abdul Qadir Jailani salah satu nya adalah sifat jujur yang ditanamkan oleh orang tuanya akhir nya dengan  kejujurannya 60 perampok menjadi waliullah.

    "Salah satu karomah nya juga ketika umat muslim di Arab ingin menentukan kapan jatuhnya tanggal 1 ramadhan, maka pasti akan datang ke Ibundanya tuan Syeikh Abdul Qadir Jailani, karena setiap tanggal 1 ramadhan tuan Seikh Abdul Qodir Jaelani tidak mau menyusu," ujar KH. M. Sirojudin.


    Dalam waktu yang sama Guru Besar Perisai Banten Pusat banyak memberikan wejangan, bimbingan arahan untuk para Ikhwan yang baru di talkin diharuskan fokus ke ilmu shalat dan dzikrullah dan harus di barengi dengan mandi taubat dan shalat malam 30 Rakaat.

    "Untuk yang baru di talkin perkuat shalat dan perbanyak dzikirnya, lancarkan baik intonasi maupun gerakan dalam dzikir nya, setelah itu nanti akan melakukan serangkaian riyadoh," ucap Abah Guru.

    "Dalam proses Dzikir dan Riyadoh ini banyak gangguan dan godaannya terutama dari internal keluarga kita dari tetangga dan orang lain, untuk itu pasang kacamata kuda agar kita selalu menatap lurus ke depan dan tanam kan di hati  jangan  merasa cepat puas, jangan cepat menyerah, jangan cepat putus asa dan jangan merasa cepat bangga, dan di penghujungnya kita sampai ke tujuan yang kita harapkan," pungkas Abah Guru Anja Yonis Ramli.*

    Editor : Habibi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan