• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Lalat Serbu Rumah Warga, Bupati Madina : Hanya Rahmat Allah SWT Yang Membuat Warga Sikapas Dan Singkuang Masih Tetap Sehat

    22/07/20, 23:58 WIB Last Updated 2020-07-22T16:58:26Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini
    Foto : lalat serbu rumah warga

    TRIBUANANEWS.COM | Mandailing Natal - Dalam pantauan wartawan dilapangan ribuan lalat serang Desa Sikapas, diduga lalat ini berasal dari kolam limbah pabrik pengolahan minyak mentah kelapa sawit di Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatara Utara.

    Semenjak berdirinya pabrik kelapa sawit di daerah itu membuat masyarakat resah. Sebab, meski sudah di bunuh ribuan lalat oleh masyarakat namun lalat itu tetap datang terus menerus ke rumah-rumah warga setempat. Bahkan lalat tersebut menghinggapi makanan yang sudah disediakan diatas meja sehingga masyarakat setempat sangat kuwatir hal ini bisa terdampak penyakit.

    "Setiap hari warga membunuh lalat tetap datang lagi, lalat dalam jumlah banyak sehingga sangat mengganggu," kata salah seorang warga putra Sikapas yang enggan menyebutkan namanya kepada awak media ini di Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis,,disalah satu warung, pada Selasa (21/7/2020).

    Sementara itu, Bupati Kabupaten Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, yang dapat dikonfirmasi awak media ini pada saat melakukan kunjungan di desa Sikapas menjelaskan, "Hanya Rahmat Allah SWT yang membuat warga Sikapas dan Singkuang selalu tetap sehat, akibat lalat yang ada sekarang ini, wabah ini diduga berasal dari kolam limbah pabrik /tangkos.untuk itu, diminta kepada pihak perusahan agar secepatnya carikan solusi," ujarnya.

    Bupati minta, pihak perusahan pabrik dalam waktu secepat mungkin melakukan penyemprotan racun ke lalat di kolam limbahnya, agar lalat itu tidak mengganggu warga setempat.

    "Karena lalat itu di duga berasal dari kolam limbah pabrik tersebut, seharusnya pihak pabrik yang menyemprotkan racun," pungkasnya.*

    Laporan : Sudirmin Nasution
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan