• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kecewa, Diduga Ada Permainan Dalam Seleksi Calon ASN Formasi 2018 Di Kabupaten Pegaf, Warga Yang Tak Lulus Seleksi Lakukan Pemalangan Ruas Jalan Pegaf-Manokwari

    31/07/20, 08:29 WIB Last Updated 2020-07-31T14:14:48Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Manokwari - Sejumlah warga di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf)
    yang tidak lolos seleksi calon ASN formasi tahun 2018 memalang ruas jalan Pegaf-Manokwari. Pemalangan jalan di Gunung Pasir itu sebagai ungkapan kekecewaan warga terhadap hasil seleksi tersebut, Kamis (30/7/2020).

    Koordinator aksi pemalangan jalan, Titus Muid, mengatakan, pihaknya tidak akan membuka palang jalan ini. Jika ingin dibuka, mereka meminta Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, serta pihak BKG Kabupaten Pegaf sendiri yang turun ke lokasi untuk bertemu warga.

    Muid menilai hasil seleksi itu bukan ditentukan oleh pemerintah pusat. Sebab, katanya, dalam penyampaian pada saat seleksi, disampaikan bahwa penentuan hasil berdasarkan nilai tertinggi atau berdasarkan perangkingan.

    “Kenyataannya terbalik. Yang nilai tertinggi kami dikorbankan. Sedangkan teman-teman nilai di bawah mereka yang lolos. Jadi jelas ini permainan di BKD,” ujarnya.

    Muid menegaskan, warga yang tidak lolos seleksi formasi tahun 2018 mendesak Bupati Pegaf segera menemui Menpan dan menyampaikan tidak perlu diadakan seleksi calon ASN formasi tahun 2019 dan 2020.

    Mereka yang tidak lolos tinggal mengisi formasi tahun 2019 dan 2020 dan menerima SK.

    Hal senada diungkapkan Daniel Mandacan, menurutnya, pemerinta kabupaten Pegunungan Arfak dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan BKD segera usulkan untuk percepat formasi tahun 2019 dan 2020.*

    Laporan : Enos Mandacan
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan