masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat.- Kapolda Kep. Bangka Belitung Irjen Pol Drs. Anang Syarif Hidayat mengatakan bahwa berdasarkan data dari Dit Lantas Polda Kep. Bangka Belitung angka jumlah kecelakaan pada Operasi Patuh Tahun 2018 dan tahun 2019 mengalami kenaikan sejumlah 91 kejadian dengan persentase 32,6%.
Selanjutnya jumlah korban meninggal dunia operasi patuh tahun 2018 sebanyak 208 orang, sedangkan pada tahun 2019 sebanyak 202 orang, terjadi penurunan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 6 orang, atau turun 2.8%.
Demikian disampaikan dirinya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Menumbing 2020 yang digelar di Halaman Mapolda Kep. Bangka Belitung, Kamis (23/7/20) pagi.
"Secara umum pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran lalu lintas kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt dan pelanggaran terhadap rambu/marka jalan."ujar Kapolda.
Untuk itu, Kapolda meminta sasaran pelanggaran pada operasi patuh tahun ini dapat disesuaikan dengan trend dan karakteristik di kewilayahan. Dirinya berharap jajaran fungsi lalu lintas mampu mempersiapkan langkah – langkah antisipasi baik secara taktis dan teknis maupun strategis. Sehingga dapat merubah mindset masyarakat menjadi sadar dan taat kepada peraturan lalu lintas serta mampu menciptakan kamseltibcarlantas.
"potensi terhadap pelanggaran, kecelakaan lalu lintas maupun kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalisir."terang Kapolda.
Operasi ini sendiri akan dilaksanakan selama 14 hari, yang dimulai dari tanggal 23 juli sampai dengan 05 agustus 2020, secara serentak di seluruh Indonesia.*
Laporan : Suhartono
