• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gemerlap Bintang Dalam Bursa Calon Kapolri, Siapa Pengganti Idham Azis?

    09/07/20, 05:01 WIB Last Updated 2020-07-08T22:04:34Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    Dari 8 nama nama bakal pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis, Neta menyoroti adanya nama Rycho Amelza yang merupakan mantan ajudan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjadi presiden. Dirinya berpandangan, akan menjadi fenomena baru jika Rycho terpilih di era kepemimpinan Jokowi dan mengalahkan kelompok Solo yang diisukan dekat dengan Jokowi.


    TRIBUANANEWS.COM | Jakarta - Pada Januari 2021 mendatang, Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis akan pensiun. Kendati masa pensiun Kapolri masih tersisa 6 bulan kedepan, namun beberapa nama bakal pengganti pucuk pimpinan Polri ini sudah mencuat ke publik.


    Seperti peta bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Pol. Idham Azis yang dihembuskan Indonesia Police Watch (IPW) baru-baru ini.

    Indonesia Police Watch (IPW) membeberkan delapan nama petinggi Polri yang masuk dalam bursa calon kapolri. Pengganti Idham Azis akan dipilih melalui Dewan Kebijakan Tinggi (Wanjakti), kemudian diajukan Kapolri ke Presiden dan diuji oleh Komisi III DPR.

    Dilansir dari alinea.id, Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengungkapkan, ada delapan nama yang masuk bursa calon Kapolri adalah lima jenderal bintang tiga dan tiga jenderal bintang dua. Mereka merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1988 A sampai 1991.

    "Mereka adalah Komjen Rycho Amelza (Kabaintelkam), Komjen Agus Andrianto (Kabaharkam), Komjen Boy Rafly (Kepala BNPT), Komjen Listyo Sigit (Kabareskrim), dan Komjen Gatot (Wakapolri). Sedangkan untuk bintang dua Irjen Nana Sudjana (Kapolda Metro Jaya), Irjen Ahmad Lufti (Kapolda Jateng), dan Irjen Fadhil Imran (Kapolda Jatim)," kata Neta dalam keterangan resminya, baru-baru ini.

    Dari 8 nama nama bakal pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis, Neta menyoroti adanya nama Rycho Amelza yang merupakan mantan ajudan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menjadi presiden.

    Dirinya berpandangan, akan menjadi fenomena baru jika Rycho terpilih di era kepemimpinan Jokowi dan mengalahkan kelompok Solo yang diisukan dekat dengan Jokowi.

    Rycho merupakan satu angkatan dengan Idham Azis, yakni Akpol 1988. Selain itu, Rycho merupakan pemeroleh Adhi Makayasa, sangat terukur dan teruji.

    Namun demikian, Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry menegaskan siapa pun nantinya yang diusulkan pengganti Jenderal Idham Azis, sosoknya harus berintegritas dan profesional.

    "Kami di Komisi III menyerahkan sepenuhnya proses penggodokan calon pengganti ini kepada Dewan Kebijakan Tinggi Polri untuk memilih nama yang akan diserahkan kepada Kapolri dan presiden. Sebagai Ketua Komisi III saya berpendapat, siapa pun yang diusulkan sebagai calon Kapolri adalah sosok yang harus memiliki integritas moral yang baik, menunjukkan dedikasi luar biasa, serta profesionalisme tinggi," kata Herman kepada wartawan, baru-baru ini.

    Menurut Herman, dirinya menyerahkan sepenuhnya penunjukan Kapolri pengganti Idham Azis kepada Presiden Jokowi. Namun demikian, dia mengingatkan peran DPR memiliki kewenangan menolak atau menyetujui Kapolri usulan Jokowi.*

    Laporan : Red/TN

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan