masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Medan - Pasca viralnya kematian Almarhum Dino Septyan Hardiano (18) saat di tahan oleh Polsek Medan Helvetia, membuat organisasi paling vokal di Sumatera Utara MPSU ( Masyarakat Perduli Sumatera Utara ) yang di Ketuai Mulya Koto itu ancam akan demo di Polrestabes Medan, namun dibatalkan.
Pembatalan unjuk rasa ini, dikarenakan Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean, S.H., S.I.K. sudah mengklarifikasi terkait hal itu kepada DPP MPSU, tepatnya pada 16 Juli 2020 malam, yang di dampingi oleh Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma, S.H.
Dalam perbincangan yang cukup lama tersebut, DPP MPSU merasa puas dengan penjelasan dari Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean, S.H., S.I.K., terkait kematian Almarhum Dino.
Pada kesempatan itu, Mulya Koto, selaku Ketua Umum MPSU meminta kepada Kapolsek Medan Helvetia, untuk memberikan penjelasan kepada Yusrina, yang tak lain adalah Ibu kandung Almarhum Dino Septyan Hardiano dan keluarga, terkait kematian Dino.
"Kami meminta, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean, S.H., S.I.K. untuk mengunjungi keluarga Almarhum Dino Septyan Hardiano, sekaligus ziarah ke makamnya untuk memberikan semangat dan support kepada Yusrina selaku Ibu Kandung Almarhum," tegas Mulya Koto.
Mulya Koto juga mengatakan, jika permintaan keluarga Almarhum Dino Septyan Hardiano di penuhi, maka DPP MPSU pastikan tidak akan melakukan unjuk rasa, yang rencananya akan dilakukan di Mapolrestabes Medan.
"Alhamdulillah, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean, S.H., S.I.K. dan jajarannya bersedia, dan memang sebelum DPP MPSU menerima kuasa dari keluarga almarhum, Kapolsek sudah ada niat untuk melayat, namun tidak berhasil menemukan Ibu kandung Almarhum," beber Mulya Koto.
Kini, tepatnya pada Jumat (17/07/2020), Mulya Koto, yang juga selaku Ketua Umum MPSU, dengan didampingi Sekjen MPSU B. Rafael Simbolon, S.E., dan Kabid Hukum & HAM Daniel Simangunsong, S.H., mendampingi Kapolsek Medan Helvetia berkunjung dan menemui Ibu kandung almarhum.
Kunjungan Kapolsek Medan Helvetia tersebut juga sekaligus berziarah ke makam Almarhum, sembari mengembalikan barang milik Almarhum Dino, yakni sepeda motor dan juga HP.
"Saya, atas nama Ketua Umum MPSU, sudah memutuskan untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa, dan kami dari keluarga besar DPP MPSU sangat mengapresiasi Kapolsek Medan Helvetia dan jajarannya, yang mau menemui keluarga Almarhum Dino serta memberikan penjelasan yang sebenarnya terkait kepergian almarhum," ucap Mulya Koto saat berada di kediaman keluarga Dino.
Sementara itu, kedatangan Kapolsek Medan Helvetia beserta jajarannya ke rumah duka disambut baik dan penuh kekeluargaan oleh keluarga almarhum Dino Septian Hardiono, terlebih lagi Yusrina, selaku Ibu kandung, Dila dan Dina sebagai kakak kandungnya.
Setibanya di rumah duka, Kapolsek Medan Helvetia menyampaikan turut berduka cita kepada ibu dan kakak kandung Almarhum Dino, sekaligus memberikan uang duka dan pengembalian sepeda motor dan Hp.
Selanjutnya, usai memberikan uang duka dan mengembalikan barang milik Dino, Ketua Umum MPSU Mulya Koto mengajak Kapolsek Medan Helvetia, Kepala Lingkungan setempat Budiono dan keluarga Almarhum Dino, untuk berziarah ke makam Almarhum.
"Sudah selesai acara penyerahan, dan kami sudah ke rumah almarhum Dino. Kedatangan kami, sekaligus ingin mengucapkan belasungkawa kepada orang tuanya, yakni ibu Yusniar. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum MPSU Mulya Koto dan jajarannya," ucap Kapolsek Medan Helvetia.
Dalam kesempatan itu, Yusrina, yakni Ibu kandung Dino juga mengungkapkan, bahwa dirinya sudah mengikhlaskan kepergian putranya, dan juga berterimakasih kepada DPP - MPSU serta Kapolsek Medan Helvetia.
"Assalammualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, Insya Allah saya sudah ikhlas. Mungkin ini sudah takdir sang maha kuasa. Bapak - bapak, saya selaku orang tua dari Almarhum Dino Septian Hardiano mengucapkan ribuan terimakasih kepada Bapak Mulya Koto selaku Ketua Umum DPP-MPSU, yang telah menjadi Kuasa Hukum dan berhasil memediasi ke Polsek Medan Helvetia," ucap Yusrina.
Yusrina kembali mengatakan, "saya juga ucapkan terima kasih kepada Kapolsek Medan Helvetia yang telah datang ke makam anak saya. Intinya, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak-bapak semuanya," tandas Yusrina. *
Laporan : Hendra



