• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Yayasan Abdi Negara Padangsidimpuan Sekolah Gratis Solusi Bagi Warga Kurang Mampu untuk Meraih Cita Cita

    Admin,Tapsel/P.Sidimpuan
    08/06/20, 13:10 WIB Last Updated 2020-06-08T17:26:48Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Padangsidimpuan - Yayasan Abdi Negara Padangsidimpuan, mulai menerima Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020 untuk murid SMK dan siap menampung  siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dari segi ekonomi. Keberadaan SMK Abdi Negara ini sekolah menjadi asa bagi anak-anak kurang beruntung secara ekonomi untuk meraih Cita Cita.

    Ketua Yayasan Abdi Negara Padangsidimpuan, Eddy Siregar, Senin (8/6)  dirung kerjanya mengatakan, calon peserta didik harus memenuhi kriteria berasal dari keluarga tidak mampu. Hal itu dibuktikan dengan Kartu Perlindungan Sosial (KPS), atau Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), serta Surat Keterangan Tidak Mampu dari Pemerintah setempat,” ucapnya.

    Terkait degan biaya yang kita buat gratis hal ini sangat memungkinkan sebab ada dana BOS dari pemerintah yg mendukung penyiapan tenaga kerja yg terampil dan membantu pengurangan angka putus sekolah akibat orang tua tidak mampu. Sedangkan buat siswa yang cerdas akan diadakan tes ringkas saat siswa mendaftar.

    Tahun ajaran 2020 ini untuk jurusan Mekanik Otomotif 30 orang untuk beasiswa 3 tahun / gratis, 90 Siswa untuk mandiri SPP 100.000,-/ bulan tidak ada pungutan lain, baik buku paket gratis ujian, praktek, PKL, Ijazah grtatis.Yayasan perguruan Abdi negara berdiri sejak tahun 1979 sedangkan  untuk sekolah SMK  berdiri tahun 1996 dan sudah berusia 24 tahun,”pungkasnya.

    Kemudian Kita membuka jurusan mekanik otomotif untuk 4 kelas, 1 kelas direncanakan untuk menampung siswa yg kurang mampu secara ekonomi dan tidak menutup kemungkinan juga utk siswa cerdas akan disiapkan menjadi kelas unggulan,”pungkasnya.

    Kelas unggulan ini akan menjadi percontohan bagi kelas lainnya, dimana siswa akan dilatih berbagai keterampilan ringkas mampu memperbaiki mesin mesin ringan seperti alat alat pertanian dan pertukangan yang dipergunakan masyarakat sehari hari.

    Pembelajaran ini dimulai dari siswa kelas 1 atau kelas 10 sehingga dalam masa 3 tahun siswa sudah mengenal berbagai permasalahan perawatan mesin mesin yang dipakai masyarakat dalam kesehariannya.

    "Pengenalan mesin ringan atau alat produksi ini sekaligus akan membuka wawasan siswa tentang berbagai usaha yg memakai alat atau mesin tersebut sekaligus siswa dapat terjun langsung ke berbagai unit usaha atau unit Produksi untuk mendalami aspek bisnisnya,” terangnya.

    Selain itu, lanjutnya, kita juga akan mengundang berbagai tokoh pelaku usaha langsung dapat membimbing siswa, sehingga siswa benar mendapatkan ilmu langsung dari pelaku usahanya.

    Pendaftaran akan dibuka mulai Senin hari ini 8 Juni 2020 sampai siswa belajar di tahun ajaran baru, sambil menunggu situasi Covid-19 dari pemerintah. Pendaftaran silahkan langsung mendatanginya dijalan Willem Iskander V Komplek TVRI, Sadabuan, Padangsidimpuan.*

    Editor : Ibnu Saad
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan