masukkan iklan disini
"Setiap turun hujan deras dan banjir Krueng Nagan warga masyarakat dua Desa ini selalu harus bergotong-royong menimbun serta memasang kayu galangan agar bisa melintasi jembatan kini serba darurat", ujar Ahmad Zaiyati, S. pdi.
TRIBUANANEWS.COM| Nagan Raya-Warga masyarakat dia Desa yakni Desa Alue Buloh dan Desa Krueng Mangkom Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya kembali harus bergotong-royong perbaiki jembatan tergerus erosi Krueng Nagan.
Gotong-royong warga dua Desa tersebut dikoordininir oleh tokoh masyarakat ke dua Desa serta salah seorang tokoh Nagan Raya untuk bersama-sama demi kepentingan masyarakat dalam lalu lintas beraktivitas sehari-hari.
Ahmad Zaiyati, S. Pdi salah seorang tokoh Nagan Raya mengatakan, "Setiap turun hujan deras dan banjir Krueng Nagan warga masyarakat dua Desa ini selalu harus bergotong-royong menimbun serta memasang kayu galangan agar bisa melintasi jembatan kini serba darurat", ujarnya kepada media Tribuananews.com Rabu (24/6) di Alue Buloh.
Kondisi jembatan memang sudah sangat darurat saat ini, sehingga membutuhkan perhatian khusus serta peralatan memadai untuk perbaikan optimal dan bisa bertahan lama.
"Belum lama kami sudah bergotong-royong seperti ini, saat itu dibantu PT BEL dan PT TBU peralatannya. Tetapi jika fondasinya tidak diperbaiki secara tehnis kontruksi memadai tetap saja terkikis erosi timbunannya, karena ketahanan timbunan abutment tetap disapu air banjir", kata Keuchik Desa Krueng Mangkom M. Ali Syeh.
Kebetulan hari ini juga dikunjungi oleh rombongan Bupati meninjau kondisi jembatan Alue Buloh akibat tergerus erosi terus-menerus pasca patahnya fondasi bangunan jembatan tersebut.
Kebersamaan warga dua Desa bergotong-royong hampis seperti rutinitas bagi mereka setiap banjir Krueng Nagan
"Kami warga dua Desa sangat berharap kepada pihak pemerintah, khususnya pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya dalam ini kepada Bupati selaku orang tua kami untuk segera ditindak lanjuti perbaikan jembatan tersebut secara maksimal", pinta M. Ali Syeh.
Harapan terbesar masyarakat dua Desa adalah kepada pemerintah Daerah Nagan Raya, kata Rahmat Nurdin selaku tokoh masyarakat Desa Alue Buloh dengan begitu serius.
"Saya rasa jika fondasi dasarnya diperbaiki terlebih dahulu dengan peralatan memadai serta bahan ketahanan fondasi juga sesuai kondisi fondasi jembatan, maka kami tidak sebentar-sebentar gotong-royong buat timbun abutment jembatan tersebut", terang Ahmad.
Seluruh warga masyarakat dua Desa berterima kasih atas perhatian Bupati beserta rombongan telah meninjau serta memerintahkan instansi terkait untuk memperbaiki jembatan Alue Buloh ini.*
Editor : Syahrudin AP



