masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tangerang - Berawal dari sebuah pemberitaan oleh beberapa media, terkait dengan sejumlah para RT dan RW yang mempertanyakan mengenai transparansi Bansos, Kades Cibadak Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, pada hari Kamis (4/6/2020).
Buntut dari tayangnya berita tersebut ternyata ada sebuah akun @ Wulan Andya yang memposting di laman Facebook, isi dari postingan tersebut membuat ketersinggungan atas profesi wartawan, polemik ini telah di selesaikan secara musyawarah di kantor Desa Cibadak yang langsung di mediasikan oleh Kepala Desa, Kamis (10/6/2020).
Turut hadir Kepala Desa Adi Sopian, Ketua BPD, Babinsa serta perwakilan dari berbagai media.
Wulan Andya pemilik akun Facebook, yang notabenenya adalah Kaur Keuangan di Desa Cibadak, meminta maaf kepada beberapa perwakilan media.
"Saya mohon maaf, atas postingan saya di Facebook yang sudah membuat tersinggung rekan-rekan wartawan ini merupakan pembelajaran bagi saya agar kedepannya agar berhati-hati dalam memposting sesuatu di medsos," ujarnya.
Adi Sopiyan selaku Kepala Desa menyampaikan permohonan maaf atas postingan stafnya. Sekaligus mengucapkan terimakasih atas kehadiran para wartawan, semoga Pemdes Cibadak bisa bersinergi dengan wartawan.
"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Desa mohon maaf jika ada kesalahan dalam tindakan dan kata-kata sekaligus permintaan maaf staf saya atas postingan nya di medsos yang membuat tersinggung nya para wartawan," pungkas Kades Cibadak.*
Editor : Habibi

