• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemdes Parbatasan Salurkan BLT DD Tahap II

    27/06/20, 11:17 WIB Last Updated 2020-06-27T04:17:59Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Mandailing Natal - Setelah sukses dalam penyaluran tahap I pada bulan lalu, Pemdes Parbatasan laksanakan kembali penyaluran BLT DD tahap II kepada 60 Kepala Keluarga (KK).

    Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan BLT DD tahap II ini di laksanakan pada hari Kamis 25 Juni 2020 sekitar pukul 15.30 wib, di Posko Covid 19 kepada 60 KK.

    Dalam pantauan Tribuananews.com, pada penyaluran BLT DD yang dilaksanakan Pemerintah Desa Parbatasan yang di hadiri oleh Camat Lingga Bayu Drs. Kamal Khan Lubis beserta Sekcam H. Zulkifli Lubis, SE, Bhabinkamtibmas Brigadir Yusron Pandiangan, Babinsa Serda Kholis Nasution, dan juga sejumlah PDP, juga tak ketinggalan sejumlah awak media.

    "Pelaksanaan penyaluran BLT DD hari ini kita laksanakan untuk tahap II secara simbolis kepada beberapa warga dan selanjutnya akan dibagikan langsung oleh aparatur Desa dengan mendatanginya ke rumah warga penerima yang terhitung sebanyak 60 Kepala Keluarga dengan jumlah yang di terima sebanyak 600 ribu rupiah / KK tanpa ada pemotongan," papar Kepala Desa Zamruddin Nasution.

    Lanjut Zamharuddin, "Selain masyarakat yang 60 KK, ada juga beberapa penerima bantuan lainnya seperti penerima bantuan PKH tercatat sebanyak 44 KK, BPNT 53 KK, dan penerima bantuan yang bersumber dari Kemensos melalui Dinas Sosial yang di salurkan pihak Kantor Pos sebanyak 13 Kepala Keluarga.

    "Mudah - mudahan dengan adanya bantuan ini masyarakat sangat merasa terbantu di tengah Pandemi Covid 19 dan saya juga berharap kepada masyarakat agar mempergunakan bantuan ini dengan baik," harap Kepala Desa Parbatasan.

    Sementara itu salah seorang warga masyarakat desa Parbatasan Gusti (43) yang menerima bantuan tersebut mengatakan, "Saya sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah dan juga Pemerintah Desa Parbatasan atas perhatiannya kepada masyarakat yang memang saat ini mengalami kesulitan karena tidak adanya lagi harga getah (karet), sedangkan mata pencarian utama kami masyarakat cuma itu," ungkap Gusti.*

    Laporan : Sudirmin Nasution
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan