masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tangerang - Dibukanya tempat wisata Pulau Cangkir Desa Kronjo Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang, Banten, pasca Hari Raya Idul Fitri, banyak pengunjung berdatangan ke tempat wisata religi Pageran Jaga Lautan Pulau Cangkir, namun sangat disayangkan banyaknya pungutan pungutan disepanjang jalan memasuki area wisata tersebut.
Pungutan dengan dalih ijin masuk dan parkir oleh orang orang yang mengaku petugas parkir dan penjaga pintu masuk menjadi dilema bagi pengunjung yang datang dari berbagai daerah seputar Kabupaten Tangerang, Senin (01/06/2020).
Kartusi salah satu pengunjung saat dikonfirmasi Postdesa.com membenarkan banyaknya pungutan liar yang sangat memberatkan para pengunjung, dan sangat berharap pihak Pemerintahan Desa dan Kepolisian setempat segera menertibkan.
"Kami sangat menyangkan banyaknya pungutan disepanjang jalan memasuki area wisata ini, dari pintu masuk sampai lokasi, dengan dalih penjaga pintu masuk dan tukang parkir, semoga pihak Pemerintahan Desa dan Kepolisian segera bertindak untuk menertibkan,'' ujarnya.
H. Heru seorang aktivis lingkungan yang kebetulan sebagai pelestari mangrove di Pulau Cangkir membenarkan banyaknya pungutan liar disepanjang jalan menuju Pulau Cangkir.
''Ya betul banyak pungutan disepanjang jalan menuju Pulau Cangkir, semoga Pihak Desa dan Kepolisian bisa segera menertibkan,''tegasnya.*
Laporan : Syarifuddin

