masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Sungai Penuh – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh sejak Kamis sore (04/06) membuat banjir di beberapa Desa.
Maya Novefri Plt Kadis Dinas PUPR yang di konfirmasi mengatakan, “iya, bahwa banjir kali ini merata, saya, pak Wabub dan yang lainnya sudah di lokasi banjir. Sekarang kami berada di Kecamatan Depati Tujuh dan setelahnya kami akan ke Desa Kemantan Raya Kecamatan Air Hangat Timur,“ ungkapnya.
Banjir kali ini, lanjut dia, sepertinya sudah merata di Kabupaten Kerinci, kita akan berusaha semaksimal mungkin.
Di tempat terpisah Darifus kadis BPBD yang di konfirmasi mengatakan, “data sementara ada 5 kecamatan yang terkena banjir di wilayah Kabupaten Kerinci," ungkapnya.
Tapi beda yang terjadi dikota Sungai Penuh petugas Pemkot tidak kelihatan dilapangan seakan akan tidak peduli degan apa yang dialami masyarakatnya.
Seperti yang dituangkan Juanda yang dilansir dari postingannya di Group Relawan Ahmadi Zubir.
"Tanah Kampung banjir lagi, paling besok ada Mi kadaluarsa untuk masyarakat dari Pemkot Sungai Penuh."
Sang Raja (Wali Kota. Red) sibuk dengan tahta, terlihat dari seberang sungai jam segini orang orang masih ramai dirumah sang penguasa Kota Sungai Penuh.
"Apa tidak lihat tetangga sedang berjuang agar luapan air sungai tidak masuk ke Rumah rumah Warga, sedih rasanya melihat Masyarakat yang rumahnya sudah dikenangi air," ujar Juanda
Di tempat lain di Kota Sungai Penuh yang juga kena dampak banjir semalam, di Desa Karya Bakti, jalan raya di Depan SMP 2 Kota Sungai Penuh hingga Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh digenangi air.
Kemudian di Kecamatan Kumun Debai, jalan dari SPBU milik Murari hingga Rumah Dinas Bupati Kerinci di Kumun air mengalir di Jalan setinggi betis orang dewasa.
Yang paling parah adalah di Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci, ketinggian air mencapai pinggang.*
Laporan : Toni. E

