• Jelajahi

    Copyright © Monitor Nusantara News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Jalan Simpang Aro-Penawar Tinggi Rusak, Dinas PUPR Kerinci Belum Ada Perhatian?

    11/06/20, 21:22 WIB Last Updated 2020-06-11T14:22:38Z
    masukkan iklan disini
    masukkan iklan disini

    TRIBUANANEWS.COM | Kerinci - Jalan merupakan akses vital bagi kelancaran aktifitas masyarakat umum. bagaimana jadinya jika jalan yang menjadi sarana penunjang mobilitas masyarakat mengalami kerusakan dan tak kunjung diperbaiki.

    Seperti yang terjadi pada ruas jalan yang menghubungkan empat Desa se-Penawar kondisinya rusak, bahkan tak kunjung jua diperbaiki oleh Pemerintah Daerah.

    Pantauan media ini dilapangan, pada Kamis (11/6/2020) terlihat ruas jalan Kabupaten sepanjang kurang lebih 4 Km dari Penawar Tinggi hingga ke Simpang Aro Kecamatan Sitinjau Laut kondisinya rusak dengan banyak lubang di beberapa titik.

    warga setempat telah berupaya menimbun lubang-lubang tersebut dengan tanah walau akibatnya jalan menjadi becek dan licin jika turun hujan.

    Berdasarkan investigasi awak media ini dilapangan, masyarakat seperti sudah geram karena bertahun-tahun jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki. Masyarakat sudah sering mengusulkan di dalam Musrenbang Kecamatan tiap tahunnya, namun tidak membuahkan hasil. Dengan alasan tidak masuk dalam prioritas utama.

    Hal ini disesalkan oleh tokoh masyarakat, tokoh adat serta pemuda setempat. Masyarakat menilai Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR tidak adil dalam pemerataan pembangunan apa lagi ini menyangkut fasilitas umum.

    Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Kerinci Maya Novefri, ST sampai berita ini diturunkan belum bisa dihubungi.

    Kondisi jalan rusak ini sangat dikeluhkan pengendara dan warga, bahkan sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan yang rusak tersebut.

    "Kemarin ada orang yang mengalami kecelakaan karena menghindari lubang di jalan ini, namun belum ada tanda tanda jalan ini akan diperbaiki oleh Pemerintah Daerah, padahal jalan ini adalah jalan utama warga beraktifitas," ujar seorang warga, Hidayat (21).*

    Laporan : Harry
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan