masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tapanuli Selatan - Petugas penyuluh Pertanian harus mencintai dunia pertanian agar kedepan ketahanan pangan bisa terwujud dengan baik. Mencintai dengan cara mendorong agar para petani mempunyai kemauan yang kuat serta lebih giat dalam mengelola lahan pertanian yang digarapnya.
Demikian dikatakan Kadis Pertanian Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan pada kegiatan Revitalisasi Kelompok Tani Tahun 2020 di Aula Sekolah LMC, Kecamatan Angkola Timur pada Senin lalu.
"Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) hendaknya lebih rajin turun langsung dan berbaur dengan masyarakat, bagaimana praktek lebih diperbanyak daripada teori semata guna memotivasi para kelompok tani untuk lebih banyak berbuat," ujar Bismark sekaligus menyampaikan pesan Bupati.
"Presiden Joko Widodo, Hal ini haruslah sesuai dengan apa yang telah dicanangkannya terkait Revitalisasi Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (RPPK) bagaimana menjadikan sektor pertanian kita tangguh dalam pemantapan ketahanan pangan dan berdaya saing untuk produk pertanian serta dalam peningkatan kesejahteraan para petani dapat diwujudkan," papar Bismark.
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Efrida Yanti Pakpahan mengatakan, jikalau sektor pertanian kita tidak maju atau jalan ditempat maka para petugas dilapangan dinilai belum maksimal untuk berbuat dan belum ada apa-apanya.
"Artinya, andil para PPL se-Talsel yang telah dikoordinir sangatlah besar dalam rangka menciptakan dunia pertanian yang maju dan mandiri. Jadilah PPL yang dapat dicintai, disukai, dan dirindukan masyarakat petani,"pungkasnya.
Faisal Simamora Kabid Penyuluh yang juga selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, bahwa kegiatan tersebut tetap mengikuti dan mengedapankan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah ditengah pandemi Covid-19 ini.
"Untuk menumbuh kembangkan potensi kelompok tani menjadi kelompok yang kuat dan mandiri melalui petugas yang profesional ditengah pandemi seperti ini," tambahnya.
Kata Faisal, tujuannya memaksimalisasi tugas penyuluh untuk dapat membina kelompok tani dalam mendukung sistem agribisnis berbasis pertanian (tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perkebunan) yang berkualitas.*
Editor : Ibnu Saad



