masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Tulang Bawang Barat - Belum dikelolanya sampah yang berada di Tiyuh Penumangan mengakibatkan DBD menyerang Tiyuh Penumangan dan Sinta Binti Saperi menjadi korbannya.
"Belum hilang dari ingatan saya 25 hari yang lalu putri tercinta saya Sapira Putri Binti Saperi meninggal dunia karena keganasan DBD, kini putri saya terserang lagi DBD, dan yang saya sayangkan Pemkab Tubaba terkesan mengabaikan masalah ini," ungkap Saperi saat ditemui wartawan Tribuananews.com di kediamannya, Sabtu (06/06/2020).
Kami, lanjut dia, warga penumangan sudah mengadakan rapat kordinasi dengan Pemkab Tubaba dan rapat tersebut dihadiri oleh asisten 1,asister 2, kepala dinas terkait, Waka Polres, Dandim Penghubung, Camat, Kepala Tiyuh, BPT, tokoh adat, agama, dan pemuda Penumangan tetapi sampai sekarang belum juga dikelola sampah tersebut.
Dalam rapat tersebut camat Tulang Bawang Tengah Ahmad Nazaruddin mengungkapkan akan segera Melakukan gotong royong secepatnya di Tiyuh Penumangan. "Namun itu hanya sekedar janji belaka dan sampai sekarang belum dilakukan, mungkin Camat menunggu jatuh korban lagi," ungkapnya.
"Saya mewakili warga Penumangan menutup kembali tempat sampah tersebut sampai tuntutan kami terpenuhi dan apabila tetap dipaksakan membuang sampah di TPA Tiyuh Penumangan maka kami warga Penumangan akan membeton akses jalan menuju TPA tersebut," tambahnya.*
Laporan : Jul

