masukkan iklan disini
TRIBUANANEWS.COM | Bali - Hari Lahir Pancasila Ke-75 pada 1 Juni 2020 bisa menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong dan jadikan kekuatan Nasional di tengah pandemi Covid-19.
Menurut Danrem 163/ Wirasatya Denpasar, Kolonel Husein Segab, hal terpenting memaknai Pancasila sebagai nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan, seperti menghormati sesama walau berbeda agama, mengakui persamaan hak dan derajat masyarakat Indonesia, saling membantu dan gotong royong dalam menjaga persatuan bangsa Indonesia.
“Pancasila sebagai Ideologi dan Pedoman hidup dalam tatanan bernegara dan berbangsa, harus senantiasa menjadi penyemangat bangsa Indonesia dalam melawan Pandemi Covid 19 dengan mengimplementasikan nilai-nilai dan butir-butir Sila Pancasila,” ungkap Danrem.
Ia menambahkan, bahwa Pancasila sudah menjadi komitmen ber Bangsa, sebagai dasar Negara dan pandangan hidup oleh karena itu masyarakat harus bisa mendalami sekaligus menghayati nilai-nilainya.
“Harus diingat arti penting lahirnya Pancasila sebagai pemegang keutuhan, menjaga keamanan NKRI hingga dapat menangkal sikap buruk radikalisme, konflik sosial, terorisme,” ucapnya.
Husein yang belum lama menjabat Danrem 163/Wirasatya ini menambahkan, peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, harus dimanfaatkan sebagai moment pengingat, momen pamacu dan momen akualisasi nilai-nilai Pancasila.
“Berbicara Pancasila bukan hanya lima sila yang dibacakan dan didengar bersama pada saat upacara bendera, melainkan harus dipraktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tegasnya.
Kolonel Husein Segab berharap hari lahir Pancasila tahun ini dapat dijadikan sebuah momentum bangkitnya kembali gotong royong di tengah pandemi Covid-19.
“Kegotongroyongan kita, kepatuhan kita, dan disiplin kita diuji saat ini. Kepedulian kita terhadap sesama pun juga diuji pada kali ini. Kita memiliki keyakinan bahwa inilah yang bisa menjadi upaya dan kekuatan bangsa kita untuk menangani Covid-19. Mari tunjukkan kepada dunia, kita bisa selesaikan pandemi ini dengan gotong royong,” ujarnya.
Saat di konfirmasi melalui selulernya oleh Tribuananews.com terkait Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, ia mengatakan, "Peringatan hari lahirnya Pancasila tidak di peringati seperti tahun tahun sebelumnya dengan samarak dan semangat yang menggelora, akan tetapi di tengah Bangsa sedang diuji dengan Covid 19 lain pelaksanaannya, namun tidak mengurangi makna yang terkandung di dalam nilai nilai Pancasila. Sila pertama yang berkaitan dengan sila sila berikut dan tidak bisa di pisah pisahkan," pungkasnya.*
Laporan : Iskandar/ Agung. DP

